Khansa, Moh Chandra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Dinas Pendidikan dalam Menanamkan Nilai – Nilai Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda Septiani, Linda; Septian, Astried; Akbar, Muhammad Adzan Nur; Khansa, Moh Chandra; Satrio, Oktavianus Indra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36415

Abstract

Kajian ini menyelidiki fungsi penting Dinas Pendidikan dalam menanamkan prinsip-prinsip ideologi Pancasila ke dalam populasi muda. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif yang mencakup wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan tinjauan dokumen yang luas, penelitian mengungkap bahwa Dinas Pendidikan berperan sebagai entitas utama dalam menjalin nilai-nilai tersebut ke dalam kerangka pendidikan dan inisiatif berbasis masyarakat. Hasil utama menunjukkan bahwa integrasi yang berhasil mendorong kohesi nasional dan perkembangan etis di kalangan pemuda. Meskipun demikian, hambatan seperti pendanaan yang tidak memadai, persiapan pendidik yang kurang, dan pengaruh budaya eksternal menimbulkan tantangan besar. Implikasi dari karya ini meluas ke pembentukan reformasi kebijakan yang bertujuan meningkatkan pendidikan ideologis dalam konteks global yang berubah cepat, sehingga menjamin pelestarian prinsip-prinsip dasar Indonesia.
Ketimpangan Ekologis Tambang Kuda Cirebon: Evaluasi Respons Pemerintah Daerah Septiani, Linda; Akbar, Muhammad Adzan Nur; Khansa, Moh Chandra; Septian, Astried
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37243

Abstract

Aktivitas pertambangan di kawasan Tambang Kuda, Kabupaten Cirebon, telah menyebabkan ketidakseimbangan ekologi yang cukup serius, terutama dalam bentuk kerusakan lahan, penurunan mutu air, serta berkurangnya keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan menelaah bagaimana pemerintah daerah merespons dampak lingkungan akibat kegiatan tambang, serta menilai sejauh mana kebijakan dan pelaksanaan regulasi lingkungan di tingkat lokal berjalan efektif. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan analisis deskriptif-kualitatif, melalui penelaahan dokumen kebijakan, wawancara dengan para pemangku kepentingan (pemerintah, masyarakat, dan perusahaan), serta observasi langsung di wilayah terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons pemerintah daerah masih cenderung reaktif dan terbatas pada aspek administratif, sedangkan pengawasan ekologis dan upaya rehabilitasi lingkungan belum berjalan maksimal. Ketidakharmonisan antara kebijakan pusat dan daerah, lemahnya kapasitas kelembagaan, serta rendahnya partisipasi masyarakat menjadi faktor utama yang memperparah ketimpangan ekologis di wilayah tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas lembaga, penerapan tata kelola lingkungan (eco-governance) berbasis partisipasi publik, serta revisi kebijakan daerah agar lebih responsif terhadap perubahan dan dinamika ekologi setempat.