Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan anak usia dini dalam mengenal warna, khususnya warna biru, hijau, dan warna hasil pencampuran. Berdasarkan pengamatan di TP Nurul Hidayah Krejengan, sebagian besar anak usia 3-4 tahun hanya mampu mengenali warna dasar seperti merah dan kuning, namun masih mengalami kesulitan dalam membedakan serta menyebutkan warna biru dan hijau. Penelitian ini memiliki tujuan umum yaitu untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui metode eksperimen pencampuran warna pada anak usia 3-4 tahun di TP Nurul Hidayah tahun pelajaran 2025/2026. Tujuan khusus penelitian ini meliputi: (1) mampu membedakan warna dasar seperti merah, kuning, biru, dan hijau; (2) mampu menyebutkan warna sekunder dengan benar; dan (3) mampu mengelompokkan benda berdasarkan warna yang sama, merah dan merah, kuning dan kuning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart (1988) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 anak usia 3–4 tahun di TP Nurul Hidayah Krejengan Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal warna. Luaran dari penelitian ini berupa artikel ilmiah yang akan disubmit ke jurnal nasional terakreditasi Sinta 4, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi guru PAUD dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif, bermakna, dan berbasis pengalaman langsung sesuai karakteristik perkembangan anak usia dini.