Gita Sista Indarsih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Ajaran Islam Terhadap Perkembangan Seni Budaya Tradisional di Nusantara (Studi Lapangan di SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo) Dina Lutfa Azizi; Gita Sista Indarsih; Pawit Rohmat Cahyono; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6646

Abstract

Masuknya Islam ke Nusantara membawa pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan seni budaya tradisional melalui proses akulturasi yang berlangsung secara damai dan adaptif. Seni budaya tidak diposisikan sebagai praktik estetika semata, melainkan sebagai medium penyampaian nilai-nilai tauhid, akhlak, dan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ajaran Islam terhadap pengembangan seni budaya tradisional dalam lingkungan pendidikan, dengan mengambil studi lapangan di SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan melalui observasi dan wawancara dengan guru seni budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ajaran Islam dalam pembelajaran seni budaya mampu membentuk orientasi berkesenian yang religius, terarah, dan beretika. Implementasi nilai-nilai Islam diwujudkan melalui pemanfaatan motif kaligrafi dan geometris dalam seni rupa, pengembangan seni musik Islami seperti rebana, serta pementasan teater bernuansa moral dan religius. Integrasi tersebut tidak hanya memperkaya makna estetika karya seni, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter religius peserta didik dan penguatan identitas seni budaya Nusantara. Penelitian ini menegaskan bahwa ajaran Islam tidak membatasi kreativitas seni, melainkan memberikan landasan nilai yang memperdalam makna dan fungsi seni sebagai media pendidikan karakter di tengah dinamika perkembangan zaman.