Shelsabella Qoulan Sadida
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KELOMPOK GAMELAN TANPO WATON DAN RELEVANSINYA DALAM ISLAM SEBAGAI TRADISI BUDAYA DI WONOSOBO Nadia Dwi Safitri; Shelsabella Qoulan Sadida; Yayu Konita Istiqomah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6717

Abstract

Kelompok Gamelan Tanpo Waton merupakan komunitas seni tradisional yang berkembang di Kabupaten Wonosobo dan berperan aktif dalam pelestarian budaya lokal yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Gamelan Tanpo Waton serta relevansinya dalam perspektif Islam sebagai tradisi budaya yang hidup di tengah masyarakat Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan anggota kelompok gamelan, serta dokumentasi kegiatan kesenian yang dilaksanakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Gamelan Tanpo Waton berperan sebagai media pelestarian seni gamelan tradisional sekaligus sarana dakwah kultural yang menyampaikan nilai-nilai Islam secara kontekstual dan humanis. Relevansi kelompok ini dalam Islam tercermin dari muatan pesan moral, spiritual, dan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam, seperti nilai keikhlasan, kebersamaan, toleransi, dan akhlak mulia. Keberadaan Kelompok Gamelan Tanpo Waton juga memperlihatkan bahwa Islam dan budaya lokal dapat berjalan secara harmonis tanpa saling menegasikan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa seni gamelan Tanpo Waton memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat Wonosobo.