Ahmad Nasir Khoiruloh
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUASAAN MAKHORIJUL HURUF DAN TAJWID DENGAN MENGGUNAKAN METODE KLASIKAL INDIVIDUAL PADA PEMBELAJARAN QIRAATI SANTRI TPQ THORIQOTUL HUDA BUGANGAN, KALIANGET, WONOSOBO Fatkhurrohman; Azza Aulia Gladis Puspita Dewi; Nur Farchatun Nafisah; Ulfa Farihatun; Ahmad Nasir Khoiruloh; Siti Nur Khasanah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode klasikal individual dalam pembelajaran Qiraati, mengetahui tingkat penguasaan makhorijul huruf dan tajwid santri, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapan metode tersebut di TPQ Thoriqotul Huda Bugangan, Kalianget, Wonosobo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketepatan makhorijul huruf dan penerapan tajwid dalam membaca Al-Qur’an serta perlunya metode pembelajaran yang mampu membimbing santri secara klasikal dan individual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala TPQ, ustadzah, dan santri, sedangkan objek penelitian adalah pembelajaran Qiraati dengan metode klasikal individual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode klasikal individual dalam pembelajaran Qiraati telah dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis. Tingkat penguasaan makhorijul huruf santri tergolong cukup baik, sementara penguasaan tajwid santri tergolong tinggi, terutama pada santri yang telah memasuki kelas tajwid. Metode klasikal individual terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri karena memungkinkan pemberian contoh bacaan secara bersama-sama serta koreksi bacaan secara individual. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran meliputi kompetensi ustadz dan ustadzah, sistem evaluasi kenaikan jilid yang ketat, lingkungan TPQ yang kondusif, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan santri. Adapun faktor penghambat yang ditemukan antara lain kurangnya konsentrasi santri dan perbedaan kemampuan bacaan, namun hambatan tersebut dapat diatasi melalui pengulangan materi dan pendampingan yang berkelanjutan.