Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH FONDASI DANGKAL BERDASARKAN PARAMETER TANAH MENGGUNAKAN PROGRAM PERHITUNGAN MS. OFFICE EXCEL Akbari, Muhamad Fadhlan; Kusumah, Haadi; Efendi, Ruslan
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 7 (2025)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakFondasi merupakan elemen penting dalam struktur bangunan karena berfungsi mentransfer beban dari atas ke lapisan tanah di bawahnya. Daya dukung tanah yang tidak mencukupi dapat menyebabkan penurunan atau bahkan kegagalan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung tanah fondasi dangkal berdasarkan parameter tanah dengan menggunakan program perhitungan Microsoft Office Excel. Data   yang digunakan diperoleh dari hasil uji Cone Penetration Test (CPT/Sondir) dan pengujian laboratorium. Metode analisis yang digunakan dalam pengolahan Data   lapangan adalah metode Meyerhof, sedangkan untuk Data   laboratorium digunakan metode Terzaghi ­ . Analisis juga mencakup perhitungan penurunan (Microsoft Excel ) yang terdiri dari penurunan seketika dan penurunan konsolidasi menggunakan metode Timoshenko ­ & Goodier­ serta De’Beer & Marten. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kapasitas daya dukung ultimit dan daya dukung izin dari kedua metode masih berada dalam batas aman, dan penurunan total yang terjadi juga tidak melebihi batas toleransi 50 mm. Program perhitungan berbasis Microsoft Excel yang dikembangkan mampu memberikan hasil yang akurat, cepat, dan efisien dalam merencanakan dimensi dan kedalaman fondasi. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan teknik sipil khususnya fondasi dangkal, serta memberikan manfaat akademik, praktis bagi instansi, dan edukatif bagi masyarakat umum. Dengan pendekatan ini, perencanaan konstruksi dapat dilakukan secara lebih tepat, hemat waktu, dan minim risiko kerusakan struktural.