Muhamad David Setiadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Hipertensi : Literature Review: Social Cultural Factors Affecting Quality of Life Hypertension Patients : Literature Review Muhamad David Setiadi; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.2487

Abstract

Latar Belakang: Budaya dan kesehatan sangat erat hubungannya adapun masalah kesehatan yang sering terjadi sekarang ini salah satunya karena budaya masyarakat itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi kualitas hidup hipertensi. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari metode inklusi didapatkan 6 sumber literatur yakni artikel ilmiah yang sudah dinilai kelayakannya Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa sosial budaya mempengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan seseorang. Laki-laki atau perempuan keduanya memiliki resiko yang sama. Kesimpulan: Systematic review ini menjelaskan multifaktor sosial budaya yang terkait dengan kualitas hidup dan kejadian hipertensi di Indonesia. Faktor-faktor dalam penelitian ini adalah, umur, ekonomi, dukungan keluarga, jenis makanan yang dikonsumsi, serta sosial budaya.
Pemberdayaan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat Menuju Patuh Pencegahan COVID-19: Empowerment of MSME Koperasi Setia Membangun Umat Towards Compliance to Prevent COVID-19 Azraliani, Tasyafiki; Famelasari Fitria Ramdani; Muhamad David Setiadi; Niswatun Nafi'ah; Tsalitsa Putri; Ridhaninggar Rindu Aninda; Hadi Pratomo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3880

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 mempunyai pengaruh yang sangat signifikan di berbagai tatanan kehidupan manusia saat ini. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan menyebabkan angka COVID-19 meningkat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap karyawan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat (KSMU) terhadap pencegahan COVID-19. Metode: Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dan informan dipilih dengan teknik Quota Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Hasil penelitian sebagian besar informan merasa rentan tertular COVID-19 karena aktivas mereka berhubungan dengan orang banyak dan tetap aktif bertemu orang ketika PSBB diberlakukan. Informan juga menyatakan bahwa orang-orang dengan penyakit bawaan atau komorbid akan lebih rentan tertular COVID-19. Persepsi ancaman menurut informan tidak hanya pada kondisi kesehatan, tapi berdampak pada kegiatan sehari-hari. Sebagian informan menyebutkan bahwa hambatan dalam penerapan pencegahan COVID-19 adalah keterbatasan dana untuk membeli keperluan protokol kesehatan. Semua informan menyebutkan bahwa pencegahan COVID-19 bermanfaat agar terhindar dari COVID-19. Semua informan menyampaikan bahwa hanya ada pengaruh eksternal yang membuat pencegahan COVID-19 yakin untuk informan lakukan, hal ini dikarenakan semua informan belum pernah terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga mereka merasa aman. Semua informan memiliki rasa percaya diri yang cukup untuk melakukan pencegahan COVID-19. Dari hasil wawancara dengan lima informan, semua menyampaikan bahwa praktek individu untuk pencegahan COVID-19 adalah dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Selain itu penting juga untuk melakukan vaksinasi pencegahan COVID-19. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan pencegahan terhadap COVID-19 dapat didorong oleh persepsi individu tentang kerentanan, ancaman, hambatan, keuntungan, dan pengaruh internal-eksternal.