Niswatun Nafi'ah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Understanding Sentence Roles and Argument Structures: A Syntactic Study of EFL Students Niswatun Nafi'ah; Bochari, Siska Bochari; Usman, Sriati Usman; Hastini, Hastini
Language Circle: Journal of Language and Literature Vol. 19 No. 2 (2025): April 2025 Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lc.v19i2.17253

Abstract

This study aims to identify the most difficult argument structures and argument roles in sentences identified by English as a Foreign Language (EFL) students, as well as the factors that contribute to such difficulties. The study collected data using a descriptive quantitative method, relying on quantitative descriptive data through statistical analysis. focused on 36 fifth-semester students from Class B of the English Education Study Program at Tadulako University, who were selected through purposive sampling with statistical analysis, tests, and questionnaires. The results of the research showed some key findings: (1) the most difficult argument structure for students to identify is the sentence with two arguments, which appears with a total frequency of 60; (2) the most difficult argument role for students to identify is the experiencer; and (3) five main factors affect students' ability to identify roles and arguments in sentences, namely prior knowledge, interest and motivation, learning strategies, teaching methods, and learning environment. Future researchers can discuss thematic roles that have not been addressed in this study.
Perilaku Sedentari dan Determinannya: Literature Review: Sedentary Behavior and Its Determinants : Literature Review Niswatun Nafi'ah; Ella Nurlaella Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2795

Abstract

Latar belakang: Perilaku sedentari merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan berbagai masalah gangguan metabolisme tubuh seperti: obesitas, kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes melitus, cardio metabolik. Perilaku sedentari juga berkaitan dengan gejala depresi dan kecemasan pada remaja. Tujuan: untuk mengetahui determinan perilaku sedentari pada remaja. Metode: Desain penelitian ini menggunakan literatur review terhadap artikel yang membahas mengenai determinan perilaku sedentari pada remaja. Artikel didapatkan dari Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci Determinan, Perilaku, Sedentari, dan Remaja. Artikel yang digunakan berbahasa Indonesia dan Inggris yang dipublikasikan dalam rentang waktu mulai tahun 2018 sampai tahun 2022. Hasil: Penelusuran artikel pada Google Scholar dengan kata kunci didapatkan artikel sebanyak 374. Sedangkan, pencarian artikel pada PubMed dengan kata kunci didapatkan artikel sebanyak 611. Dari artikel tersebut dilakukan skrining sehingga dihasilkan 10 artikel yang layak dan sesuai dengan kriteria dan tujuan literature review ini. Kesimpulan: Determinan perilaku sedentari pada remaja pada literature review ini adalah umur, jenis kelamin, pengetahuan, sikap, status sosial ekonomi, pola asuh orang tua, dukungan teman sebaya, pemanfaatan media sosial, dan kebijakan sekolah. Kata Kunci: Perilaku, sedentari, remaja
Pemberdayaan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat Menuju Patuh Pencegahan COVID-19: Empowerment of MSME Koperasi Setia Membangun Umat Towards Compliance to Prevent COVID-19 Azraliani, Tasyafiki; Famelasari Fitria Ramdani; Muhamad David Setiadi; Niswatun Nafi'ah; Tsalitsa Putri; Ridhaninggar Rindu Aninda; Hadi Pratomo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3880

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 mempunyai pengaruh yang sangat signifikan di berbagai tatanan kehidupan manusia saat ini. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan menyebabkan angka COVID-19 meningkat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap karyawan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat (KSMU) terhadap pencegahan COVID-19. Metode: Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dan informan dipilih dengan teknik Quota Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Hasil penelitian sebagian besar informan merasa rentan tertular COVID-19 karena aktivas mereka berhubungan dengan orang banyak dan tetap aktif bertemu orang ketika PSBB diberlakukan. Informan juga menyatakan bahwa orang-orang dengan penyakit bawaan atau komorbid akan lebih rentan tertular COVID-19. Persepsi ancaman menurut informan tidak hanya pada kondisi kesehatan, tapi berdampak pada kegiatan sehari-hari. Sebagian informan menyebutkan bahwa hambatan dalam penerapan pencegahan COVID-19 adalah keterbatasan dana untuk membeli keperluan protokol kesehatan. Semua informan menyebutkan bahwa pencegahan COVID-19 bermanfaat agar terhindar dari COVID-19. Semua informan menyampaikan bahwa hanya ada pengaruh eksternal yang membuat pencegahan COVID-19 yakin untuk informan lakukan, hal ini dikarenakan semua informan belum pernah terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga mereka merasa aman. Semua informan memiliki rasa percaya diri yang cukup untuk melakukan pencegahan COVID-19. Dari hasil wawancara dengan lima informan, semua menyampaikan bahwa praktek individu untuk pencegahan COVID-19 adalah dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Selain itu penting juga untuk melakukan vaksinasi pencegahan COVID-19. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan pencegahan terhadap COVID-19 dapat didorong oleh persepsi individu tentang kerentanan, ancaman, hambatan, keuntungan, dan pengaruh internal-eksternal.