Apriany
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan & Pencegahan Mengenai COVID-19 pada UPPKS Matahari Jakarta Timur: Community Empowerment to Increase Knowledge & Prevention Regarding COVID-19 At UPPKS Matahari, East Jakarta Larasati Kusumaningtyas; Rita Damayanti; Apriany; Bernand Gamaliel Fa Atulo; Victor Palimbong; Ridhaninggar Rindu Aninda; Hadi Pratomo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2792

Abstract

Latar belakang: UPPKS Matahari Jakarta Timur merupakan pelaku ekonomi produktif yang telah melakukan usaha sejak tahun 2019 di bidang minuman herbal berbahan dasar lidah buaya. Penelitian dilakukan secara online. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan COVID-19 pada UPPKS Matahari Jakarta Timur tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Health Belief Model. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 5 (lima) orang. Hasil: Anggota UPPKS memiliki pengetahuan COVID-19 yang baik namun dalam hal persepsi kerentanan terhadap COVID-19 anggota kelompok yang termasuk lansia tidak merasa dalam kelompok rentan. Kesimpulan: Seluruh anggota UPPKS Matahari memiliki pengetahuan dan persepsi yang cukup baik serta penerapan terhadap pencegahan COVID-19, namun perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan sehingga tidak mengalami penurunan dalan praktek pencegahan COVID-19.
Persepsi Wanita Usia Subur terhadap Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Cinere : Perception Women of Childbearing age on Early Detection of Cervical Cancer Using Visual Inspection of Acetic Acid Examination Method (IVA Test) at Cinere Health Center Apriany; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3458

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks seringkali tidak diketahui penderitanya pada fase awal melainkan pada stadium lanjut dan sulit untuk disembuhkan. Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan deteksi dini dan menghindari faktor risiko. Salah satu deteksi dini kanker yang mudah dan murah dilakukan dengan metode pemeriksaan IVA. Keikutsertaan wanita usia subur dalam pemeriksaan IVA disebabkan persepsi mengenai kerentanan, keseriusan terhadap penyakit, manfaat, hambatan dan dorongan untuk melakukan pemeriksaan tsb. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Wanita Usia Subur terhadap deteksi dini kanker serviks dengan metode pemeriksaan IVA di Puskesmas Cinere. Metode: Desain studi penelitian ini kualitatif menggunakan pendekatan teori Health Belief Model. Informan dalam penelitian berjumlah 15 orang terdiri dari wanita usia subur yang datang ke Puskesmas Cinere berjumlah 12 orang terbagi dalam 2 kelompok yaitu 1 kelompok yang melakukan pemeriksaan IVA dan kelompok yang tidak melakukan pemeriksaan IVA. Triangulasi sumber oleh 2 orang petugas tenaga kesehatan puskesmas dan 1 orang Petugas Penanggulangan Kanker Terpadu (PKTP­). Hasil: Wanita usia subur yang memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker serviks dan pemeriksaan IVA cenderung melakukan pemeriksaan IVA. Sebagian besar Wanita Usia Subur mengatakan manfaat pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker seviks namun persepsi bahwa diri sehat, melakukan hubungan seksual yang sehat dan rasa takut pada prosedur serta hasil pemeriksaan IVA menjadi hambatan untuk melakukan deteksi dini. Dorongan terbesar untuk melakukan pemeriksaan IVA adalah kesadaran diri sendiri, dorongan suami dan informasi dari petugas kesehatan Kesimpulan: Wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA dengan yang tidak melakukan pemeriksaan IVA memiliki pengetahuan, persepsi kerentanan serta persepsi ancaman terhadap penyakit kanker serviks yang berbeda. Persepsi hambatan pada kelompok yang tidak melakukan pemeriksaan IVA lebih besar diyakini daripada persepsi manfaat. Hal itu tidak lepas dari pengetahuan wanita usia subur yang diperoleh. Dorongan dari keluarga dan tenaga kesehatan lebih mempengaruhi dibandingkan media sosial untuk melakukan pemeriksaan IVA.