This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agro Fabrica
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

“Pengembangan Bahan Aktif Antimikroba dari Asam Lemak Sawit melalui Modifikasi Kimia: Fokus pada Sintesis Mono/Diasil Gliserol dan Turunan Asam Lemak Teroksidasi untuk Aplikasi Pangan dan Farmasi” Irham, Wardatul Husna; Faisal, Busrizal; manik, michael finehas; Putri, Dwi Kartika; Sinaga, Fiki; Nengsih, Welly Three
Jurnal Agro Fabrica Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jaf.v7i2.350

Abstract

Minyak sawit dan turunannya merupakan sumber utama asam lemak jenuh dan tak jenuh, sehingga cocok sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa bioaktif melalui modifikasi kimia. Salah satu perkembangan menarik adalah produksi bahan aktif antimikroba dari asam lemak sawit, khususnya dengan memproduksi monoasilgliserol (MAG), diasilgliserol (DAG), dan turunan oksidasi seperti epoksida asam lemak, peroksida, dan diol. Makalah ini membahas temuan penelitian selama dua puluh tahun terakhir tentang modifikasi kimia asam lemak sawit untuk menghasilkan bahan aktif antimikroba yang dapat digunakan dalam industri makanan dan farmasi. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 20 jurnal ilmiah dari dalam dan luar negeri, yang mencakup proses gliserolisis, etanolisis, oksidasi terpilih, dan pengujian aktivitas antimikroba dari senyawa yang dihasilkan. Metode sintesis kimia dan enzimatik telah dilaporkan menghasilkan turunan MAG/DAG dan asam lemak teroksidasi dengan ketahanan oksidasi dan aktivitas antimikroba yang baik terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. Berdasarkan hasil tinjauan, tampak bahwa monogliserida, terutama monolaurin dan monopalmitin, memiliki efek penghambatan yang kuat terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Bacillus cereus, sementara senyawa epoksi dan peroksida dari asam oleat dan linoleat memiliki potensi antimikroba dan sifat antioksidan tambahan. Potensi ini membuka peluang besar untuk mengembangkan pengawet makanan alami dan bahan aktif farmasi yang berasal dari sumber minyak sawit yang ramah lingkungan.