Penelitian ini bertujuan untuk merancang coffee table berbahan rotan sebagai alternatif furnitur ramah lingkungan yang memiliki nilai estetika tinggi. Rotan dipilih karena merupakan material alami yang kuat, lentur, ringan, serta mudah dibentuk menjadi pola dekoratif. Meskipun telah lama digunakan dalam kerajinan tradisional, pemanfaatan rotan dalam desain furnitur modern masih terbatas pada bentuk dan konstruksi yang konvensional. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah mengenai bagaimana pola batang rotan dapat dieksplorasi dan diterapkan sebagai elemen visual utama dalam perancangan coffee table. Melalui metode design thinking, proses perancangan dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu identifikasi masalah, pencarian ide, pengembangan konsep, hingga pembuatan desain akhir. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah coffee table rotan yang menggabungkan nilai tradisional dengan pendekatan desain modern. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen furnitur, tetapi juga menghadirkan identitas visual yang kuat dan mendukung suasana ruang. Desain yang dihasilkan menunjukkan bahwa rotan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut dalam industri furnitur masa kini. Penelitian ini merekomendasikan agar desainer dan perajin lebih eksploratif dalam memanfaatkan material lokal, seperti rotan, guna menciptakan karya yang inovatif, berdaya saing, dan tetap mencerminkan nilai budaya Indonesia.Kata kunci: rotan; furnitur; material; dekoratif; coffee table---Exploration of Rattan Stem Patterns as Visual Elements in Coffee Table Design. This study aims to design a rattan-based coffee table as an eco-friendly furniture alternative with high aesthetic value. Rattan was selected due to its natural properties: strength, flexibility, lightweight nature, and adaptability into decorative patterns. Although traditionally used in handicrafts, its application in modern furniture design remains limited to conventional forms and constructions. This study was conducted to address the research question of how stem rattan patterns can be explored and applied as the primary visual element in the design of a coffee table. Employing the design thinking method, the design process was conducted in several stages: problem identification, ideation, concept development, and final design realization. The outcome is a rattan coffee table that blends traditional craftsmanship with a modern design approach. This piece not only serves as functional furniture but also introduces a distinct visual identity that enhances interior ambiance. The resulting design demonstrates rattan’s significant potential for further development in contemporary furniture industries. This research recommends that designers and artisans adopt a more exploratory approach in utilizing local materials, such as rattan, to create innovative and competitive works while preserving Indonesian cultural values.Keywords: rattan; furniture; material; decorative; coffee table