Ahmad Murtadlo
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Seleksi Dan Pembinaan Peserta MTQ Dalam Upaya Melahirkan Generasi Qur’ani Berprestasi Di Kecamatan Wonoayu Ahmad Murtadlo; Yuliastutik
Bale Pengabdian: Journal Of Community Service (BPJCS) Vol. 1 No. 2 (2025): Bale Pengabdian: Journal Of Community Service (BPJCS)
Publisher : At Taawun Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65798/bpjcs.v1i2.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat kualitas santri melalui proses seleksi dan pembinaan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kecamatan Wonoayu, sebagai strategi melahirkan generasi Qur’ani yang berkarakter dan berdaya saing. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan kaderisasi di tingkat desa, ketimpangan fasilitas pembinaan, serta pelatihan yang bersifat tidak berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang dikombinasikan dengan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan triangulasi sumber. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat, pelatih, dan lembaga pendidikan Islam menjadi aset utama dalam mendukung keberhasilan program. Sebanyak 80% peserta yang mengikuti pembinaan intensif mengalami peningkatan dalam aspek teknis dan kepercayaan diri, berdasarkan catatan evaluasi pelatih dan dokumentasi kegiatan. Selain itu, muncul inisiatif dari beberapa TPQ untuk mengadakan pelatihan gabungan lintas desa sebagai bentuk penguatan jejaring sosial Qur’ani. Penemuan ini menegaskan bahwa sinergi antaraktor lokal melalui optimalisasi aset komunitas mampu menciptakan pola pembinaan yang berkelanjutan dan kontekstual. Kesimpulannya, kegiatan MTQ di Wonoayu tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi religius, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan pendidikan karakter Islami yang relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini.