Yesfy, Vamya Zolafa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUATAN KOMPOS SEBAGAI UPAYA PENGOLAHAN LIMBAH SAYUR ORGANIK BERKELANJUTAN Maulida, Dwi Laila; Yesfy, Vamya Zolafa; Maezura, Muzdalifah Tiin; Alauddin, Muhammad Rifqi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33331

Abstract

Abstrak: Masalah limbah sayur organik yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam mengelola limbah sayur organik melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan kompos. Mitra kegiatan merupakan pelaku usaha distribusi sayuran organik yang menghasilkan limbah sekitar 5 kg/hari. Metode pelaksanaan terdiri atas identifikasi masalah, pelatihan teori dan praktik pembuatan kompos, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta dan disampaikan secara daring serta praktik langsung. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 65% menjadi 87,15%. Kompos yang dihasilkan memiliki kualitas baik dan mulai dimanfaatkan oleh mitra. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa metode pelatihan mudah dipahami dan siap menerapkan secara mandiri. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam pengelolaan limbah berkelanjutan dan mendorong terciptanya nilai tambah dari limbah organik.Abstract: The issue of unmanaged organic vegetable waste leads to environmental pollution and economic losses for small enterprises. This community engagement program aims to enhance the capacity of MSMEs in managing organic vegetable waste through composting training and mentoring. The partner is an organic vegetable distributor producing approximately 5 kg of waste daily. The program involved problem identification, theoretical and practical composting training, and continuous mentoring and evaluation. A total of 20 participants joined the training, which included online sessions and hands-on practice. Pre- and post-tests showed a knowledge increase from an average of 65% to 87.15%. The produced compost met quality standards and began to be utilized by the partner. Evaluation results indicated participants found the training easy to understand and were ready to implement it independently. This program successfully enhanced waste management capacity and encouraged value-added initiatives from organic waste.