Dewi, Septiana Arma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN PIJAT BAYI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Anisa, Noor; Masdiputri, Rr. Sri Nuriaty; Suryati, Suryati; Yuliarti, Yayu; Jannah, Nur; Dewi, Septiana Arma
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33942

Abstract

Abstrak: Fenomena balita pendek atau yang dikenal dengan Stunting merupakan masalah terbesar di dunia. Stunting adalah masalah kesehatan pada anak balita yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan, pendidikan serta mengganggu produktifitas dikemudian hari. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi stunting salah satunya adalah melakukan stimulasi tumbuh kembang melalui pijat bayi. Terbatasnya tenaga kesehatan menyebabkan perlunya kegiatan partisipatif oleh kader posyandu untuk membantu melatih pijat bayi kepada masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan pijat bayi kepada kader posyandu. Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bekerja sama dengan Bidan Koordinator Wilayah Kerja Puskemas Sungai Tabuk 3 dengan melibatkan sebanyak 20 orang Kader Posyandu Balita dan lokasi pengabdian ini berada di wilayah kerja puskesmas sungai Tabuk 3 Kabupaten Banjarmasin. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan pelatihan pijat bayi terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pijat bayi dengan hasil ukur pre-post, terdapat peningkatan skor pengetahuan dengan rata-rata sebesar 38,36 dan peningkatan keterampilan sebesar 76,02. Perlu adanya dilakukan kegiatan sejenis pada desa lain di Kalimantan Selatan sehingga posyandu bisa menjadi tempat yang membantu meningkatkan derajat Kesehatan bagi bayi dan balita.Abstract: The phenomenon of short toddlers, also known as stunting, is a major global problem. Stunting is a health problem in toddlers that can lead to health problems, educational issues, and disrupt productivity in the future. Various efforts have been made to address stunting, one of which is stimulating growth and development through infant massage. The limited number of health workers necessitates participatory activities by Posyandu cadres to help train infant massage in the community. The purpose of this community service is to provide knowledge and skills in infant massage to Posyandu cadres. The method used is to provide training with stages of preparation, implementation, and evaluation. This Community Service is in collaboration with the Midwife Coordinator of the Sungai Tabuk 3 Community Health Center Working Area, involving 20 Posyandu Toddler Cadres and the location of this service is in the Sungai Tabuk 3 Community Health Center working area, Banjarmasin Regency. The results of this community service activity show that after being given infant massage training, there is an increase in knowledge and skills of cadres in infant massage with pre-post measurement results, there is an increase in knowledge scores with an average of 38.36 and an increase in skills of 76.02. Similar activities need to be carried out in other villages in South Kalimantan so that integrated health posts can become places that help improve the health status of infants and toddlers.