Abstrak: Mitra kegiatan ini adalah SMP Negeri Satu Atap 3 Sukasada yang merupakan satu-satunya SMP di Desa Wanagiri. Permasalahan yang dialami saat ini di sekolah yaitu terkait kesehatan fisik dan lingkungan sekolah yang juga disebabkan karena belum optimalnya tata kelola UKS di sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasi UKS guna mewujudkan sekolah sehat fisik dan lingkungan. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif dan kolaboratif melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, revitalisasi serta kolaborasi untuk membangun jejaring. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu seluruh guru dan tenaga kependidikan berjumlah 15 orang dan serta diikuti oleh siswa yang berjumlah 117 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre dan post untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Indikator keberhasilan kegiatan ini ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan guru dan tenaga kependidikan dalam manajemen UKS dari rata-rata nilai 70,2 menjadi 77,8, peningkatan pengetahuan siswa dalam upaya menjaga hidup sehat dari rata-rata nilai 71,4 menjadi 96,7 serta peningkatan pengetahuan siswa dalam pengolahan sampah dai rata- rata nilai 71,5 menjadi 87,5. Kegiatan yang dilakukan juga telah mampu meningkatan keterampilan sivitas sekolah terkait pelaksanaan P3K, pengolahan sampah, pembuatan eco enzyme serta pembuatan kompos sebagai upaya pelestarian lingkungan. Keberhasilan kegiatan juga terlihat dengan adanya penguatan kelembagaan dalam pengelolaan dan manajemen UKS. Program pengabdian ini efektif dalam mewujudkan sekolah sehat fisik dan lingkungan.Abstract: The partner of this activity is Public Middle School Satu Atap 3 Sukasada, the only junior high school in Wanagiri Village. The current problems experienced at the school are related to physical health and the school environment, which are also caused by the suboptimal management of the school health unit. This activity aims to optimize the school health unit to create a physically and environmentally healthy school. The method used in this activity uses a participatory, educational and collaborative approach through socialization, counseling, training and mentoring, revitalization and collaboration to build networks. Participants involved in this activity were all teachers and education staff totaling 15 people and also attended by 117 students. Evaluation of the activity was carried out using pre- and post-questionnaires to measure the increase in participants' knowledge. The success indicators of this activity are shown by the increase in knowledge of teachers and education personnel in school health unit’s management from an average score of 70.2 to 77.8, an increase in student knowledge in efforts to maintain a healthy life from an average score of 71.4 to 96, 7 and an increase in student knowledge in waste management from an average score of 71.5 to 87.5. The activities carried out have also been able to improve the skills of the school community related to the implementation of first aid, waste management, eco-enzyme production and compost production as an effort to preserve the environment. The success of the activity is also seen in the strengthening of institutions in the management and administration of school health unit. This community service program is effective in realizing a physically and environmentally healthy school.