Abstrak: Pemberdayaan keluarga melalui edukasi kesehatan merupakan langkah penting dalam menciptakan komunitas sehat yang berkelanjutan, khususnya dalam konteks global yang semakin berkembang dan terhubung.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui edukasi kesehatan guna memperkuat komunitas sehat global, dengan melibatkan kolaborasi antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan, PCIM, dan PCIA Malaysia. Program ini dirancang untuk memberdayakan keluarga dalam hal pengelolaan kesehatan, penerapan pola hidup sehat, serta pencegahan penyakit, dengan fokus pada keluarga anggota PCIM dan PCIA Malaysia. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah workshop interaktif yang melibatkan 35 peserta, di mana evaluasi dilakukan menggunakan 10 pertanyaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diajarkan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata skor post-test mencapai 75, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan skor pre-test yang hanya 45, menunjukkan efektivitas pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga berhasil meningkatkan keterampilan praktis peserta dalam mengelola kesehatan keluarga, dengan 75% peserta menilai materi sangat sesuai dengan kebutuhan mereka. Kesimpulannya, pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan program melalui pendampingan berbasis teknologi digital, yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas keluarga dan komunitas dalam mengelola kesehatan mereka secara berkelanjutan.Abstract: Family empowerment through health education is an important step in creating sustainable healthy communities, especially in an increasingly growing and connected global context. This activity aims to increase family empowerment through health education to strengthen the global healthy community, by involving collaboration between the Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Lamongan, PCIM, and PCIA Malaysia. The program is designed to empower families in terms of health management, healthy lifestyle implementation, and disease prevention, with a focus on the families of PCIM and PCIA Malaysia members. The method used in the training was an interactive workshop involving 35 participants, where the evaluation was carried out using 10 pre-test and post-test questions to measure the improvement of participants' understanding of the material taught. The results of the training showed a significant improvement, with the average post-test score reaching 75, much higher than the pre-test score of only 45, demonstrating the effectiveness of the training. In addition, the training also succeeded in improving participants' practical skills in managing family health, with 75% of participants assessing the material to be very appropriate for their needs. In conclusion, this training not only succeeded in improving the quality of family health, but also opened up opportunities for the sustainability of the program through digital technology-based mentoring, which is expected to strengthen the capacity of families and communities in managing their health in a sustainable manner.