Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan literasi digital terhadap pencegahan penipuan online pada ibu rumah tangga berusia di atas 50 tahun di Kelurahan Bunga Tanjung, Kota Tanjung Balai. Meningkatnya kasus penipuan digital pada kelompok usia lanjut menunjukkan pentingnya literasi digital sebagai langkah preventif agar masyarakat dapat menggunakan teknologi secara aman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 ibu rumah tangga, dengan instrumen berupa kuesioner 25 butir yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji prasyarat (normalitas dan linearitas), uji kecenderungan variabel, serta uji regresi linier sederhana untuk melihat pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital peserta berada pada kategori tinggi setelah mengikuti pelatihan, ditunjukkan melalui peningkatan signifikan skor posttest dibandingkan pretest. Pencegahan penipuan online juga mengalami peningkatan secara nyata, serta terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan literasi digital dan pencegahan penipuan online, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung > ttabel (8,384 > 2,084). Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan literasi digital efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan ibu rumah tangga dalam mengenali serta menghindari penipuan digital. Program pelatihan serupa disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan agar ketahanan digital masyarakat semakin kuat.