fitri, Fitrianingsih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

A PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA SISWA SD MELALUI PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE fitri, Fitrianingsih; Haifaturrahmah; Syafruddin Muhdar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38793

Abstract

Kemampuan literasi membaca menjadi dasar utama pengembangan keterampilan berbahasa dan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Hasil asesmen nasional dan penelitian menunjukkan bahwa literasi membaca siswa Indonesia masih rendah, terutama dalam memahami makna tersurat maupun tersirat teks bacaan. Penelitian ini bertujuan menelaah penerapan Whole Language Approach (WLA) dalam meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), yang melibatkan literatur ilmiah relevan berupa artikel jurnal, laporan penelitian, dan karya ilmiah lain. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi strategi WLA, dampak, dan implikasi pembelajaran. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa WLA menekankan pembelajaran bahasa secara holistik, mengintegrasikan membaca, menulis, berbicara, dan mendengar dalam konteks bermakna. Strategi inti WLA, seperti reading aloud, shared reading, guided reading, journal writing, dan independent reading/writing, terbukti meningkatkan pemahaman bacaan, keterlibatan aktif, motivasi, dan kemandirian siswa. Pendekatan ini menciptakan lingkungan belajar interaktif, di mana guru berperan sebagai fasilitator yang mendukung siswa membangun makna teks secara mandiri dan menafsirkan makna tersirat. Penerapan WLA juga berkontribusi pada pengembangan kompetensi abad ke-21, termasuk berpikir kritis, empati, komunikasi, dan keterampilan problem solving. Kesimpulannya, WLA efektif untuk meningkatkan literasi membaca secara menyeluruh, memotivasi partisipasi siswa, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan karakter peserta didik. Implikasi praktisnya adalah guru dapat merancang pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual, kolaboratif, dan bermakna, sehingga literasi membaca tidak hanya menjadi keterampilan akademik, tetapi juga sarana pengembangan kompetensi hidup siswa secara holistik.