Syahrul Nizar Saragih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FEMINISME DAN PERJUANGAN HAK PEREMPUAN PADA ABAD KE 20 Putri Lorenza Simanjuntak; Marselinus Eprimsa Sembiring; Rona Sintya Rumapea; Ricu Sidiq; Syahrul Nizar Saragih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39480

Abstract

Feminisme adalah suatu trend peradaban yang mengarah pada persamaan disegala bidang kehidupan, tanpa diskriminasi karena perbedaan jenis kelamin. Ia adalah cikal bakal atau induk dari gerakan-gerakan pembebasan perempuan. Apa yang diharapkannya, adalah bagaimana perempuan dapat mengaktualisasikan dirinya secara utuh. Untuk perjuangan jangka panjang, gerakan feminism diharapkan mampu mengoptimalkan dampak positif dan meminimalisir dampak negatif sehingga perempuan dapat mengaktualisasikan dirinya secara utuh. Feminisme dengan berbagai definisi dan dasar yang berbeda dirumuskan sebagai perjuangan menuju keseimbangan hak antara laki- laki dan perempuan. Secara garis besar, ini mengacu pada kesadaran seseorang untuk mencegah sub-ordinasi terhadap perempuan. Sifat dan aktivitas feminisme dibedakan menjadi empat jenis, yaitu. feminisme liberal, faminisme radikal, feminisme marxis, dan feminisme sosialis. Setiap jenis feminisme memiliki dampak positif dan negatifnya masing- masing
SEJARAH BERDIRINYA MASJID AGUNG AT-TAQWA SEBAGAI OBJEK WISATA RELIGI DI KUTACANE Syahrul Nizar Saragih; Elisa Sunarti Manurung; Amelia Br Karo; Duana Angel Simanjuntak; Cinthia Margaretha Simamora
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54147

Abstract

The Great Mosque of At-Taqwa Kutacane is a historic mosque closely associated with the establishment of Aceh Tenggara Regency. The mosque was initiated by Lettu Syahadat in 1956 and was constructed between 1961 and 1962 as part of efforts to support the religious life of the community. Throughout its development, the mosque underwent three renovations before being rebuilt in 2009 and completed in 2016. Since then, the Great Mosque of At-Taqwa Kutacane has served not only as a place of worship but also as a center for various religious activities and one of the religious tourism destinations in Aceh Tenggara. The mosque has contributed to religious life by encouraging worship activities, to the local economy through trading activities around the mosque, and to cultural preservation through the use of traditional Alas and Gayo ornaments that characterize the mosque’s architecture.