Ardayani, Sri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pemberdayaan Masyarakat Rosa, Tasya Ferliana; M.Kep.,Sp.Kep.J, Ns. Jumaini; Nashira, Inaya Putri; Eman Lano, Tanta Adhwu; jeli, Jeli; Canas, Fajar; Arifah, Gusvany; Yana, Miranda Dwi; Keisha, Amanah; Ardayani, Sri; Yuda, Malvino Prana; Ghaniya, Mauren Nabeel; Yanti, Sindy Eva
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 2 (2025): JPMJ Vol 4 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i2.461

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu ancaman kesehatan yang signifikan di Indonesia, terutama di wilayah dengan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan vektor penyakit. Selain rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan gejala DBD, faktor lingkungan seperti mudah terjadi banjir, banyaknya sampah berserakan, serta genangan air yang tidak terkelola turut meningkatkan risiko terjadinya dan berkembangnya kasus DBD di masyarakat. Untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di RW 10 Kelurahan Sri Meranti dengan fokus pada pemberian edukasi, gotong royong membersihkan halaman dan inovasi pembuatan diffuser alami dari cengkeh dan kayu manis mengenai pencegahan dan deteksi dini DBD. Pre-test dan post-test diberikan kepada 12 peserta yang mengikuti edukasi. Kegiatan ini juga melibatkan 60 warga yang berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong dan penerapan hasil edukasi di lingkungan sekitar. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dari rata-rata nilai pre-test sebesar 63,3% menjadi 95,0% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 31,7%. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan gotong royong yang dilakukan juga berhasil membersihkan area pemukiman dari tumpukan sampah dan menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Inovasi berupa pembuatan diffuser alami dari campuran cengkeh dan kayu manis juga mendapat respons positif dari warga sebagai alternatif pengusir nyamuk yang ramah lingkungan.
Hubungan Penerapan Feeding Rules Terhadap Perilaku Makan Pada Anak Usia Toddler Ardayani, Sri; Ganis Indriati; Juniar Ernawaty
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 21 No 1 (2026): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v21i1.453

Abstract

Introduction: The toddler period is a golden stage, particularly for the formation of children’s eating habits. The implementation of feeding rules, including schedule, environment, and feeding procedures, plays an important role in shaping healthy eating behavior. Objectives: This study aimed to determine the relationship between the implementation of feeding rules and eating behavior in toddlers. Methods: This research was a descriptive correlational study with a cross -sectional approach. The sample consi sted of 74 mothers who had toddlers in Payung Sekaki, selected using a total sampling technique. The instruments used were the Feeding Practices and Structure Questionnaire (FPSQ) and the Children’s Eating Behavior Questionnaire (CEBQ), both of which had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using the Chi-Square test. Results: The study showed that among 38 respondents who implemented feeding rules correctly, 28 children (73.7%) were categorized as food enjoyers, while among 36 respondents who did not implement them correctly, 25 children (69.4%) were categorized as food avoiders. The study found a significant relationship between the implementation of feeding rules and eating behavior in toddlers (p = 0.000; α = 0.05). Conclusions: The more accurately parents apply feeding rules, the greater the likelihood that toddlers will develop positive eating behavior.