p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal At-Tarbiyah
Dr, kusnan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dasar Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Islam Dan Nilai-Nilai Multikulturalisme (Studi Kasus Jamaah Thariqah Qadiriyah Wa Naqsabandiyah di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang) Dr, kusnan
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2023): At-Tarbiyah, Vol 5 (1) Juni 2023
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara historis lembaga pendidikan Islam berawal dari Masjid disamping kediaman para muballigh atau Ulama. Setelah itu muncul pula lembaga berupa Madrasah, pesantren, dayah atau surau. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan pendekatan Interpretive Phenomenology (IP). Dalam pengembangan institusi keorganisasian tharekat Qadiriyah-Naqsabandiyah Al-Maqbulin berpandangan, “bahwa dalam mengembangkan institusi tidak harus memperbanyak keorganisasiannya hingga ke Desa-desa, tetapi lebih pada pengenalan organisasi dengan tujuan-tujuannya. Nilai-nilai yang harus dikembangkan adalah etika sosial yang dijiwai oleh ruhaniyah Islamiyah yang paling mendasar bagi manusia. Bentuk-bentuk perilaku yang berdasarkan nilai-nilai sosial keagamaan yang secara konsisten menjaga dan memelihara keragaman sosial-budaya. Dan tharekat bagian dari implementasi dari konsep ajaran tasawwuf dan pengembangannya bukan hanya menitik beratkan pada aspek penguatan spiritualitas keberagamaan semata namun juga penanaman nilai-nilai etika sosial kegamaan yang bersifat inklusif atas keragamaan. Perlakuan diskriminatif pada suatu kelompok adalah sama dengan menentang hukum-hukum Allah.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Riset Moderasi Beragama Dalam Konteks Pluralitas Masyarakat Kota Balikpapan Dr, Kusnan; Khoirul Anam Siddeh
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2025): At-Tarbiyah, Vol 7 (2) Desember 2025
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/atjpkk.v7i2.164

Abstract

Balikpapan City, East Kalimantan Province, serves as a significant locus of study. In addition to being known as an industrial city with a high degree of ethnic and religious diversity, Balikpapan now holds a strategic status as the main gateway to the Nusantara Capital City (IKN). The dynamic social environment and projected increase in population migration to this area have the potential to intensify cultural friction and differences in religious interpretation. Therefore, the need for an Islamic Religious Education (PAI) curriculum that explicitly fosters attitudes of religious moderation and appreciation of local diversity has become increasingly urgent. This research employs a Research and Development (R&D) approach with the primary focus on producing a research-based PAI curriculum model that internalizes the values of religious moderation, specifically tailored to the context of Balikpapan City. The development of a research-based Islamic Religious Education curriculum emphasizing religious moderation is highly relevant and urgent for the heterogeneous society of Balikpapan. The curriculum model developed through the R&D approach successfully integrates the values of religious moderation contextually into the four main PAI subjects, emphasizing research-based learning methodologies. This model has been evaluated as valid and practical for implementation, and it has the potential to shape students as agents of change who uphold national commitment, reject violence, promote tolerance, and accept local traditions within the framework of wasathiyah (moderate) Islamic teachings.