This Author published in this journals
All Journal Scientific Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sindrom Dekondisi pada Pasien dengan Hipotiroidisme: Laporan Kasus Heppy, Fredia; Putri, Mia Eka; Khairina, Tati
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.329

Abstract

Pendahuluan: Hipotiroidisme adalah gangguan endokrin dengan manifestasi multisistem yang dapat menyebabkan penurunan kapasitas fungsional dan kualitas hidup. Salah satu komplikasi yang sering terabaikan adalah sindrom dekondisi, yaitu kondisi penurunan fungsi fisik, kognitif, dan metabolik akibat inaktivitas kronis, umumnya terjadi pada usia lanjut. Identifikasi dini sindrom ini penting untuk mencegah terjadinya perburukan status fungsional, kualitas hidup dan morbiditas jangka panjang. Uraian kasus : Kami melaporkan pasien wanita usia 49 tahun dengan keluhan kelelahan progresif, berjalan lambat, mengantuk berlebihan, konstipasi, sulit menahan kemih, suara berat dan serak, gangguan memori, dan muncul keterbatasan aktivitas sehari-hari yang memberat 2 bulan terakhir. Keluhan sudah dirasakan selama 2 tahun. Pasien sudah dikenal menderita Diabetes Melitus dan Dislipidemia selama 5 tahun. Pemeriksaan fisik didapatkan puffy face, kulit kering, bradikardi (nadi 52x/menit), kelemahan otot (MMT 4/5), dan gangguan fungsional (skor ADL 17). Laboratorium menunjukkan TSH 35,36 mU/L, FT4 0,5 ng/dL, dislipidemia berat (kolesterol total 430 mg/dL, trigliserida 2341 mg/dL), serta gula darah puasa 179 mg/dL. Pasien diberikan levothyroxine 50 mcg/hari, fenofibrat, obat antidiabetes oral, dan terapi simtomatis lainnya. Evaluasi klinis dan laboratorium dilakukan setiap 4 minggu. Pasien menunjukkan perbaikan, aktivitas lebih baik, profil lipid menurun. Pada minggu ke-12 kekuatan motorik 5/5, TSH 3,20 mU/L. Kondisi klinis membaik secara signifikan dengan kualitas hidup lebih baik. Kesimpulan: Sindrom dekondisi dapat muncul sebagai komplikasi hipotiroidisme kronis. Terapi levothyroxine yang adekuat tidak hanya memperbaiki profil metabolik tetapi juga fungsi fisik dan aktivitas harian pasien. Laporan ini menegaskan pentingnya deteksi dan tata laksana dini untuk mencegah penurunan kualitas hidup lebih lanjut.