Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERMAINAN TRADISIONAL NGADA SIDHU LEKE: KONTEKSTUALISASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Karolina Bhoki; Damasus Albertus Nay; Valentinus Wolfhardus Florus Ngabi; Maria Natalia Mugi; Maria Ovilia Inu; Yuliana Andini Mau; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat permainan tradisional Sidhu Leke berbasis kearifan lokal Ngada dalam pembelajaran matematika Sekolah Dasar, guna mengubah materi abstrak operasi hitung dasar, pola dan urutan, geometri, serta pengukuran menjadi pengalaman kontekstual, interaktif, dan menyenangkan yang meningkatkan pemahaman konsep, minat belajar, serta pelestarian budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di kampung Bena, Kecamatan Jerebuu. Subjek penelitian adalah warga Desa Bena yang terlibat langsung dalam permainan Sidhu Leke, dipilih secara purposive berdasarkan pemahaman mendalam dan pengalaman mereka terhadap aturan, pola gerak, serta nilai edukatif permainan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional Sidhu Leke berbasis kearifan lokal Ngada secara sempurna dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika Sekolah Dasar yang inovatif dan efektif, di mana setiap elemen mekanisme permainan secara alami dan organik mengubah materi abstrak seperti operasi hitung dasar, konsep pola dan urutan, geometri, serta pengukuran menjadi pengalaman belajar kontekstual yang interaktif dan menyenangkan melalui pendekatan kinestetik holistik, sehingga tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan tetapi juga memotivasi minat belajar siswa secara intrinsik sambil secara bersamaan memperkuat pelestarian budaya Ngada secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA SISWA DI SDK PAUTOLA Jesika Anastasia Kosto Ngode; Anjelina Bebhe; Maria Natalia Mugi; Yuliana Andini Mau; Maria Desidaria Noge
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9959

Abstract

The purpose of this study is to describe the implementation of character education in the learning process for elementary school students. This type of research is a qualitative field study conducted at SDK Pautola. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The instruments used in this study were structured observation sheets to record student and teacher behavior during the learning process, as well as semi-structured interview guides used to obtain in-depth information from teachers and students regarding the implementation of character education. The data obtained were analyzed using the Miles & Huberman analysis technique, which includes four stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that character education can be implemented effectively through three main ways. First, the integration of character values ​​into the curriculum, namely by incorporating values ​​such as honesty, responsibility, discipline, and cooperation into learning objectives, materials, and assessments in each subject. Second, activity-based learning, where students are actively involved in activities such as group discussions, projects, hands-on practice, and social activities that foster positive attitudes and behaviors, not just academic skills. Third, the development of a supportive school environment, namely creating a conducive school culture through teacher role models, consistent rules, and an atmosphere of safety and mutual respect. This research confirms that teachers and schools have a crucial role as the primary implementers of character education, because the successful formation of student character requires a shared commitment and continuous implementation in all school activities.