Gita Maya Sari
Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISA Tri Wahyuni; Mashuri; Gita Maya Sari
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i05.p06

Abstract

Gangguan tidur merupakan gejala yang paling banyak dikeluhkan oleh penderita Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisa. Pemberian terapi yang tepat perlu dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan tidur pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan pretest and post test with control group design. Responden diberikan pretest untuk menilai kualitas tidurnya kemudian responden dibagi menjadi kelompok perlakuan diberikan intervensi dan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Kelompok perlakuan diberikan intervensi sebanyak dua kali dalam seminggu selama empat minggu. Tahap berikutnya peneliti menilai posttest kualitas tidur pasien CKD, baik pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Analisa data menggunakan Uji komparasi dari 2 hasil pengukuran pada kelompok yang sama, data berdistribusi normal sehingga digunakan uji Paired T-Test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian aromaterapi lavender signifikan terhadap penurunan gangguan tidur pasien CKD yang menjalani hemodialisa dengan p = 0,000 (p<0,05) sedangkan kelompok kontrol didapatkan p = 0,08 (>0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi dengan teknologi atomisasi berupa diffuser efektif mengatasi gangguan tidur pada pasien yang menjalani hemodialisa. Temuan ini dapat dijadikan salah satu alternatif intervensi pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa dengan gangguan tidur.