p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstruksi
Lilik Ariyanto
Universitas Teknokrat Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Fungsi dan Analisis Kapasitas Dimensi Saluran Drainase di Kawasan Permukiman Kota Bandar Lampung Sindi Nursella; Lilik Ariyanto
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-1.2357

Abstract

Saluran drainase berperan penting dalam mengalirkan limpasan air hujan agar tidak menimbulkan genangan atau banjir, terutama di kawasan permukiman. Di Jalan Pembangunan, Way Dadi, Sukarame, Kota Bandar Lampung, sistem drainase sering tidak mampu menampung debit air hujan saat intensitas tinggi, sehingga menyebabkan genangan sementara. Penelitian ini mengkaji kondisi fisik saluran serta kapasitas alirannya berdasarkan analisis hidrologi. Data curah hujan maksimum tahunan dianalisis menggunakan metode distribusi Gumbel setelah diuji dengan Smirnov-Kolmogorov untuk menentukan distribusi terbaik. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian saluran mengalami penyumbatan dan kerusakan struktural, sehingga kapasitas alirannya lebih kecil dari debit rencana. Kondisi ini mengindikasikan perlunya perbaikan desain dan rehabilitasi saluran guna meningkatkan efektivitas pengendalian limpasan permukaan dan mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.
Kinerja Simpang Tak Bersinyal dan Hambatan Samping selama Ramadan di Kawasan Perkotaan Yoga Kaharudin Bahri; Galuh Pramita; Lilik Ariyanto
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2380

Abstract

This study analyzes the performance of two unsignalized intersections in Bandar Lampung during Ramadan, namely the intersection of Jalan Imam Bonjol–Pagar Alam and Jalan Imam Bonjol–Sisingamangaraja. Data was obtained through a field survey conducted over three days during rush hour and analyzed using the 2014 PKJI method. The results show that the highest degree of saturation (DJ) occurred at the Sisingamangaraja intersection (DJ=0.9490) with LOS E, and the highest side obstacle of 60.1. The dominant obstacles came from stopped vehicles and pedestrians, especially in the afternoon before breaking the fast. These findings confirm the need for adaptive traffic management during Ramadan at unsignalized intersections in commercial areas.