Penelitian ini membahas pendekatan inovatif Value Engineering (VE) untuk optimalisasi biaya dalam proyek revitalisasi sekolah menengah di Morowali Utara, Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus mengelola anggaran proyek secara efisien, mengingat keterbatasan sumber daya dan tuntutan untuk mempertahankan mutu serta keselamatan bangunan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi dan merumuskan metode VE yang efektif untuk meningkatkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi fungsi, mutu, maupun keselamatan struktur. Dengan menggunakan analisis konseptual, penelitian menyoroti pentingnya integrasi VE sebagai strategi perencanaan proyek melalui identifikasi item pekerjaan dengan kontribusi biaya signifikan dan potensi efisiensi. Analisis mempertimbangkan material, metode pelaksanaan, dan penggunaan ulang komponen seperti bekisting, sehingga memungkinkan penghematan biaya yang signifikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi penggunaan bekisting, pemilihan material alternatif yang lebih efisien, serta penerapan metode pelaksanaan yang tepat mampu menekan total biaya proyek dari Rp155.622.000,00 menjadi Rp149.496.000,00, dengan penghematan sebesar Rp6.126.000,00 atau sekitar 3,94% dari total anggaran awal. Temuan ini menegaskan bahwa VE merupakan pendekatan tepat untuk meningkatkan nilai guna proyek melalui keseimbangan antara biaya, fungsi, mutu, dan keberlanjutan bangunan, serta memberikan dasar perencanaan proyek revitalisasi sekolah berikutnya yang lebih cost-effective dan bernilai tinggi.