This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstruksi
Rizal Nurhakim
Institut Teknologi Garut

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemodelan Dampak Banjir Dengan HEC-HMS dan HEC-RAS di DAS Cimanuk Sulwan Permana; Rizal Nurhakim
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2795

Abstract

Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Kabupaten Garut, khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk Hulu, yang menimbulkan kerugian pada sektor permukiman, pertanian, dan infrastruktur. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji debit banjir rencana serta sebaran genangan dengan menggunakan pemodelan hidrologi dan hidrodinamika. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa curah hujan harian, peta penggunaan lahan, jenis tanah, dan data topografi DEM. Curah hujan wilayah dihitung dengan metode Poligon Thiessen pada tujuh stasiun hujan, di mana bobot tiap stasiun ditentukan berdasarkan luas pengaruhnya. Hasil ini digunakan untuk memperoleh curah hujan representatif sebagai input model HEC-HMS dalam perhitungan debit banjir periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Debit hasil perhitungan selanjutnya dimasukkan ke dalam HEC-RAS 2D untuk memetakan luas genangan banjir secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas genangan meningkat seiring bertambahnya periode ulang, yaitu  1.817,53 ha (2 tahun), 2.491,46 ha (5 tahun), 2.967,92 ha (10 tahun), 3.381,14 ha (20 tahun), 3.842,21 ha (25 tahun), 4.225,16 ha (50 tahun), hingga 4.788,48 ha pada periode ulang 100 tahun. Analisis overlay dengan peta penggunaan lahan menunjukkan bahwa area yang paling luas terdampak adalah pertanian lahan kering, diikuti pertanian bercampur semak, sawah, hutan, dan permukiman. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam strategi pengendalian banjir melalui perencanaan pembangunan tanggul, normalisasi sungai, serta peningkatan kapasitas penampungan air untuk mengurangi risiko kerusakan di wilayah DAS Cimanuk Hulu.