Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, paru kronik, dan kanker. Kebiasaan merokok yang dimulai sejak usia remaja menjadi perhatian serius karena berdampak pada kesehatan jangka panjang dan menurunkan kualitas sumber daya manusia. Kurangnya edukasi dan rendahnya kesadaran remaja serta anak sekolah dasar terhadap bahaya rokok menjadi tantangan dalam upaya pencegahan perilaku merokok sejak dini. Program “D’FRESH SEPA ASAP: Pelatihan Duta Remaja sebagai Role Model Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Penyuluh Masyarakat Lewat Edukasi Bahaya Merokok Melalui Media Informasi” dilaksanakan oleh mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 22 pada 4-15 Agustus 2025 di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi dengan media edukasi berupa poster dan PowerPoint. Sasaran kegiatan adalah 30 siswa sekolah dasar yang dibantu oleh 6 kader Duta Remaja sebagai pendamping edukasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 56,48 menjadi 68,89 poin. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai Z = -3,27 dengan p = 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan pengetahuan antara sebelum dan sesudah edukasi. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta terhadap bahaya rokok serta memberdayakan Duta Remaja sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah bebas asap rokok.