Acne Vulgaris merupakan salah satu gangguan kulit yang banyak dialami oleh remaja dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti menurunnya rasa percaya diri, gangguan psikologis, serta hambatan dalam berinteraksi sosial. Edukasi kesehatan menjadi upaya yang penting untuk dilakukan karena masih banyak remaja yang belum memahami penyebab, proses terjadinya, serta cara pencegahan dan penanganan jerawat secara tepat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai pencegahan Acne Vulgaris di SMA Bina Siswa Cisarua. Penyuluhan diberikan kepada 43 siswa kelas X dan XI jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi interaktif yang didukung dengan media leaflet serta presentasi PowerPoint. Tingkat pemahaman peserta diukur menggunakan pre-test dan post-test berbasis Google Form yang dilaksanakan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan, yang terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik pada post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama sesi diskusi berlangsung. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai penyebab, jenis lesi, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan Acne Vulgaris. Oleh karena itu, pelaksanaan edukasi kesehatan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah perlu terus dilakukan sebagai strategi promotif dan preventif untuk mendukung kesehatan kulit remaja.