Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Dalam Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat yang Berkelanjutan Hardhika Wahyu Dewani; Alvina Rohma Irsyadiyyah; Didit Darmawan; Laili Mas Ulliyah Hasan; Arif Rachman Putra
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/g7embw33

Abstract

  Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat yang berkelanjutan di sekitar Universitas Sunan Giri Surabaya. Kolaborasi ini dipandang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat hubungan sosial, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yaitu metode yang menempatkan masyarakat sebagai subjek aktif dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari mengidentifikasi permasalahan lingkungan, merancang program kerja, melakukan aksi lapangan, hingga mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan. Beragam aktivitas dilaksanakan, seperti kerja bakti pembersihan area kampus, pemilahan sampah, pencabutan rumput liar, penyapuan jalan, serta edukasi mengenai pengelolaan sampah yang benar dan pentingnya perilaku hidup bersih di lingkungan dan sekitarnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi ini menghasilkan perubahan nyata, baik secara fisik maupun sosial. Lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan bebas dari penumpukan sampah, sementara masyarakat menunjukkan peningkatan tingkat partisipasi dan kesadaran ekologis. Selain itu, hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat semakin kuat melalui terciptanya budaya gotong royong yang berkelanjutan. Namun demikian, kegiatan ini juga menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas kebersihan, faktor cuaca, dan kurangnya kesadaran sebagian warga. Secara keseluruhan, kolaborasi ini terbukti efektif sebagai model pemberdayaan untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.
MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA SISWA MI/SD: STUDI LITERATUR Hardhika Wahyu Dewani
Hijri Vol 14, No 2 (2025): HIJRI (Author Geographical Coverage: Turkey and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v14i2.28717

Abstract

Reading literacy is a 21st-century competency that elementary school students must possess. However, reading literacy in Indonesia remains low. Effective learning models are essential for teachers to improve these skills. This study aims to identify learning models that can be implemented to improve reading literacy at the elementary school level. The study employed a qualitative approach with a literature review. This literature review is based on research findings from the past 10 years found on Google Scholar. The results indicate that learning models exist to improve reading literacy in Madrasah Ibtidaiyah (MI) or elementary school students
KONTRIBUSI MAHASISWA DALAM BERBAGI SEMBAKO DAN PAKAIAN LAYAK PAKAI UNTUK PENINGKATAN KEPEDULIAN SOSIAL MASYARAKAT Hardhika Wahyu Dewani; Anisa Yulia Saputri; Mila Hariani; Rahayu Mardikaningsih; Silvia Adriani
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): SEPAKAT JUNI 2026
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan di Indonesia sering dianggap sebagai masalah ekonomi yang menghambat kemajuan negara dibandingkan negara sekitar. Namun, mengatasi kemiskinan tidak hanya soal uang, tetapi juga soal kemanusiaan. Di perkembangan modern, masyarakat mengalami perubahan sosial di mana rasa ingin membantu mulai berkurang karena interaksi antar orang lebih di dorong oleh kepentingan pribadi seperti bisnis, politik, dan karier. Dengan berpartisipasi langsung dalam kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung dan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga berusaha menumbuhkan kepedulian sosial, empati, dan solidaritas mahasiswa sebagai warga negara. Untuk melaksanakannya, penulis menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA), mahasiswa terlibat dalam interaksi dengan masyarakat secara langsung di lapangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa bantuan sangat bermanfaat untuk meringankan beban ekonomi warga. Selain itu, interaksi ini memberi mahasiswa pemahaman yang lebih baik tentang realitas sosial di lingkungan mereka, yang membantu memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat.