Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Jatiendah melalui Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM dan Literasi Koperasi Merah Putih Novia Astuti Dewi; Muhammad Daffa Rifki Ananda; Maura Malika Syabillah; Aulia Nur Fathia; Tasya Khopipah Almeisya; Muhammad Akmal Dzakwan; Muhammad Satria Dimas; Gery Gery; Ikhsan Tyo Dewanggara; Dicky Mauludi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i3.8345

Abstract

Strengthening the village economy is a strategic step in fostering local independence and competitiveness. One of the challenges faced by MSMEs in Jatiendah Village is the limited knowledge of halal certification, which has become mandatory under Law Number 33 of 2014 on Halal Product Assurance. In addition, community members still have low cooperative literacy, even though cooperatives play an important role as people's economic institutions. This community service activity aims to improve MSME actors’ understanding of the halal certification process and strengthen community literacy regarding the functions of cooperatives. The methods used were counseling, socialization, and technical assistance with a participatory approach. The results showed an increase in participants' understanding, indicated by active discussions and positive responses to the importance of halal certification and the use of cooperatives as a means of strengthening the local economy. This program is expected to support the sustainability of MSMEs while optimizing the role of cooperatives as drivers of the village economy.
Intervensi Rancangan Strategi Digital Marketing Berbasis Psikologi Konsumen untuk Meningkatkan Brand Awareness Seblak Prasmanan Kedai Mamii Bila Nurfadillah; Novia Astuti Dewi; Putri Salbya; Tasya Augustiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i2.1801

Abstract

                                                                                                Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan daya saing, khususnya akibat keterbatasan strategi pemasaran digital dan rendahnya kesadaran merek. Kedai Mamii, seblak UMKM yang berlokasi di Rancamanyar, Bandung, merepresentasikan kondisi tersebut meskipun memiliki produk inovatif berupa Seblak Spaghetti Asam Manis sebagai first mover di Bandung dengan tingkat pembelian berulang konsumen yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan strategi pemasaran digital berbasis psikologi konsumen untuk meningkatkan kesadaran merek Kedai Mamii. Metode yang digunakan adalah triangulasi melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan pemilik usaha dan 10 konsumen, observasi partisipatif, serta analisis dokumen terhadap platform digital yang digunakan. Hasil kegiatan meliputi reposisi merek dengan tagline "Seblaknya beda, Rasanya UMamii", perancangan identitas visual baru berbasis psikologi warna, pembuatan akun TikTok resmi @kedaimamii07, serta penyusunan content plan empat minggu yang dirancang berdasarkan Tri-Component Attitude Model (kognitif, afektif, konatif). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman pemilik usaha terhadap pemasaran digital berbasis perilaku konsumen sekaligus memperluas akses konsumen di wilayah sekitar untuk mengenal dan mempertimbangkan Kedai Mamii. Intervensi ini menekankan pentingnya pendekatan psikologi konsumen sebagai fondasi strategi pemasaran digital yang berkelanjutan bagi UMKM kuliner lokal Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan daya saing, terutama karena strategi pemasaran digital yang terbatas dan kesadaran merek yang rendah. Kedai Mamii, UMKM seblak yang berlokasi di Rancamanyar, Bandung, mewakili kondisi ini meskipun menawarkan produk inovatif, Seblak Spaghetti Asam Manis, sebagai pelopor di Bandung dengan tingkat pembelian berulang konsumen yang tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan strategi pemasaran digital berbasis psikologi konsumen untuk meningkatkan kesadaran merek Kedai Mamii. Metode yang digunakan adalah triangulasi melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan pemilik usaha dan 10 konsumen, observasi partisipatif, dan analisis dokumen platform digital yang digunakan. Hasilnya meliputi reposisi merek dengan tagline "Seblaknya beda, Rasanya UMamii", desain identitas visual baru berdasarkan psikologi warna, pembuatan akun TikTok resmi @kedaimamii07, dan rencana konten empat minggu yang dikembangkan berdasarkan Model Sikap Tiga Komponen (kognitif, afektif, konatif). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman pemilik usaha tentang pemasaran digital berbasis perilaku konsumen sekaligus memperluas akses konsumen di area sekitarnya untuk mengenali dan mempertimbangkan Kedai Mamii. Intervensi ini menegaskan pentingnya pendekatan psikologi konsumen sebagai dasar strategi pemasaran digital yang berkelanjutan untuk UMKM kuliner lokal.