Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Kalam Ibnu Rusyd (Analisis Studi Islam Pendekatan Teologis Nalar Burhani) Fahmi Firdaus; Muhammad Qomaruddin; Wida Nengsih; Hajam Hajam
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.53

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan ilmu kalam dalam pemikiran dan perpeskif Ibnu Rusyd, dengan menyoroti dan menitikberatkan pada metode Burhaniyyun yang menekankan pentingnya rasionalitas dan logika dalam memahami wahyu serta realitas. Ibnu Rusyd memandang akal dan wahyu sebagai dua sumber pengetahuan utama yang saling melengkapi dan tidak bertentangan. Keduanya dianggap berasal dari Tuhan dan perlu digunakan bersama untuk mencapai dan mencari kebenaran. Melalui metode Burhani, Ibnu Rusyd menekankan perlunya penalaran logis yang sistematis untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan universal terutama dalam hal takwil. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, menggunakan kajian terkait ilmu kalam dan penalaran Burhaniyyun serta literatur tambahan sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Burhani dapat menghubungkan agama dengan filsafat, sekaligus menjadi cara untuk menyatukan pendekatan tradisional dan rasional dalam Islam. Meski begitu, metode ini juga memiliki keterbatasan, khususnya dalam menjelaskan hal-hal yang bersifat non-rasional.Penelitian ini menegaskan bahwa metode Burhani masih relevan di era modern, terutama dalam menjembatani perbedaan pemahaman dalam dunia Islam.
Relevansi Nilai-Nilai Universal Kemanusiaan dalam PAI: Respons terhadap Tantangan Intoleransi dan Krisi Moral Ade Ramli Hidayat; Ilman Nafi’a; Hajam Hajam; Anam Khoirul Rozak; Meiza Fajar Akbar
Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) Vol. 1 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/didik.v1i4.351

Abstract

This study is motivated by the increasing challenges of diversity in the global era, such as intolerance, radicalism, and humanitarian crises, which reveal a gap between the universal values of Islam, namely Karāmah al-Insān and Rahmatan lil‘Ālamīn, and the social practices of some communities, including in the context of Islamic Religious Education (IRE). To address these issues, this study uses a qualitative approach based on literature review through conceptual analysis, literature synthesis, and content analysis of recent scientific references discussing human values, religious moderation, and the reconstruction of IRE pedagogy. The results of the study show that transformative PAI can only be realized through a paradigm shift from a normative-doctrinal approach to a humanistic-transformative model that is dialogical, contextual, digitally literate, and action-based, with teachers as uswah ḥasanah and agents of change. This study confirms that the integration of the values of Karāmah al-Insān and Rahmatan lil 'Ālamīn into case-based curriculum and learning methodologies, reflective dialogue, digital literacy, and service learning can strengthen the humanistic orientation of PAI and serve as an effective strategy in countering narratives of extremism and fostering social piety oriented towards Maqāṣid al-Syarī‘ah..