Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU Hayu Lusianawati; Titi Widaningsih; Nurul Haniza
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.318

Abstract

Pariwisata di Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta pelestarian budaya dan lingkungan. Dalam pengembangannya, peran perempuan semakin signifikan, baik sebagai pengelola homestay, pemandu wisata, pelaku usaha kuliner, maupun pengrajin suvenir. Tujuan penelitian untuk menganalisis kontribusi perempuan dalam pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta analisis dokumen terkait peran perempuan dalam pariwisata. Hasil penelitian bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya tarik pariwisata melalui inovasi produk lokal, pelayanan wisata yang berkualitas, serta pelestarian budaya setempat. Namun, menghadapi berbagai kendala, seperti akses terbatas terhadap pelatihan dan modal usaha, keterbatasan jaringan pemasaran, serta norma sosial yang membatasi ruang gerak mereka dalam dunia kerja. Oleh karena itu, perlu dukungan dari semua elemen penta helix, yaitu pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta, untuk meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam industri pariwisata di Kepulauan Seribu. Penguatan peran perempuan dalam sektor ini, diharapkan terciptanya ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan sosial masyarakat setempat. Rekomendasi kebijakan berupa program pemberdayaan perempuan, peningkatan akses pelatihan keterampilan, serta penguatan jaringan pemasaran berbasis digital guna mendukung kemandirian perempuan dalam industri pariwisata Kepulauan Seribu.
Eco-Cultural Narratives and Interactions Between YouTube Users in Digital Environmental Communication Nurul Haniza; Khairul Syafuddin
Mediator: Jurnal Komunikasi Vol. 19 No. 1 (2026): Mediator: Jurnal Komunikasi (Sinta 2)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v19i1.9392

Abstract

Environmental communication faces challenges where audiences have become tired of facing various rigid environmental conservation messages. This has the potential to cause audiences to reach the saturation point and lead them to ignore the main message of environmental communication. This study explores hybrid narrative strategies in National Geographic Indonesia (Nat Geo Indonesia) digital travel documentary videos. The gap in this research relates to the imbalance between the delivery of rigid environmental conservation messages and the needs of digital media audiences. The purpose of this study is to analyze human interest narratives and social network structures in content published by Nat Geo Indonesia entitled Eksotika Jalur Selatan Jawa. This study uses multimodal discourse analysis on video texts and Social Network Analysis (SNA) on video comments. The novelty of this research lies in the combination of analytical techniques used to analyze human interest narratives in digital conservation messages. The results of this study indicate that local figures play a significant role as emotional anchors. This becomes an attraction for audiences in understanding culturally-based environmental communication narratives. In addition, the SNA analysis reveals the formation of network structures that encourage the formation of various public narratives.