Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PETANI AREN DALAM PENGGUNAAN KOMPOR TENAG ASURYA RAMAH LIMNGKUNGAN DI CISOLOK SUKABUMI Maya Dewi Dyah Maharani; Raden Yusia Wulandari Ningrum
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.445

Abstract

Urgersi kegiatan adalah meningkatkan motivasi Mitra Kelompok Tani Tanaman Aren (Arenga Pinnata) dalam menjaga lingkungan, dengan penggunaan kompor tenaga surya untuk memproduksi gula aren. Kompor dengan tenaga surya dapat menjadi pengganti dari kompor dengan bahan dasar minyak dan gas yang terbatas. Nama Mitra adalah Kelompok Tani Bina Karya Mandiri yang terdiri dari Petani Pembudidaya Tanaman Aren sekaligus sebagai Usaha Mikro Kecil Menengah dalam memproduksi gula aren beralamat di Cisolok Kabupaten Sukabumi. Jumlah anggota kelompok sebanyak 84 orang, namun dalam kegiatan ini dipilih sebanyak 20 orang yang bersedia untuk mengetahui lebih banyak tentang pemanfaatan sinar matahari dalam penggunaan kompor untuk memasak gula aren tersebut. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah terbatasnya pengetahuan dan motivasi untuk memanfaatkan energi matahari. Tujuan adalah peningkatan pengetahuan dan motivasi Mitra, sehingga Mitra diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan termotivasi dalam menggunakan kompor dengan pemanfaatan Energi Terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan untuk memproduksi gula aren. Solusi yang dibutuhkan untuk permasalahan tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi dan memotivasi pemanfaatan EBT menggunakan kompor untuk memproduksi gula aren. Hal ini akan mengurangi penebangan kayu pohon aren sebagai bahan bakar. Para peserta memperoleh tambahan informasi, pengetahuan, pengalaman tentang pentingnya menerapkan kompor energi surya untuk proses pemasakan gula aren serta keinginan untuk menerapkan.
Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Bonggol Jagung Sebagai Pupuk Kompos Bernard Hasibuan; Raden Yusia Wulandari Ningrum
TEKNIKA Vol. 19 No. 2 (2025): Teknika Mei 2025
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14948527

Abstract

Jagung merupakan salah satu tanaman pangan penting yang memiliki berbagai kebermanfaatan bagi manusia dan hewan ternak. Bonggol jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kompos yang berkualitas. Kurangnya pengetahuan para petani Kecamatan Tigabinaga dalam pengaplikasian bonggol sebagai bahan kompos menyebabkan adanya penumpukan limbah jagung dan mengakibatkan terjadinya polusi udara karena adanya pembakaran limbah bonggol jagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan bisnis pengolahan limbah bonggol jagung menjadi pupuk kompos yang dianalisis berdasarkan aspek pasar, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan aspek keuangan. Data yang diperoleh merupakan data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa bisnis pengolahan limbah bonggol jangung menjadi pupuk kompos akan mendapat keuntungan dalam periode tiga tahun dengan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 1.010.875.399, Internal Rate Return (IRR) sebesar 48.95% dan waktu pengembalian modal lebih kecil dari umur ekonomis bisnis yaitu selama 1 tahun 9 bulan. Maka dapat dikatakan bahwa bisnis ini layak untuk dilakukan usaha.