Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROGRAM EVALUATION OF MUADALAH MUALLIMIN PESANTREN USING COUNTENANCE MODEL Fawzul Arifin; Rizqi Nur Afifah; Syafa'at Ariful Huda
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i1.1683

Abstract

Pesantren have received state recognition, institutional strengthening, and equal rights in the implementation of educational activities through Law No. 18 of 2019 on Pesantren. Among the forms of pesantren officially recognized are pesantren muadalah operating under the salafiyah and muallimin systems; however, empirical evaluation studies on the implementation of the muadalah muallimin pesantren program remain limited. This study aims to assess the effectiveness of program implementation and to examine the application of an evaluation model in order to develop a systematic, contextual, and applicable evaluation framework that may serve as a reference for muadalah muallimin pesantren in Indonesia. This research employed a qualitative approach using a case study method and the Stake’s Countenance Evaluation Model. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires. The evaluation criteria were based on government regulations concerning quality standards for pesantren education within muadalah muallimin educational units. The findings indicate that the implementation of the muadalah program achieved an excellent classification, attaining an A grade with a final score of 91. The component scores were as follows: curriculum 97.27, students 97.36, educators and educational staff 94.08, facilities and infrastructure 90.67, financing 100, institutional management 93.08, teaching and learning processes 91.27, and learning outcomes and graduates 61.75. This study contributes novel insights to the body of knowledge on program evaluation of muadalah muallimin pesantren.
TRANSFORMING EDUCATIONAL MANAGEMENT THROUGH HYFLEX LEARNING TO FOSTER 21ST-CENTURY SKILLS IN SOCIETY 5.0 Rizqi Nur Afifah; Fawzul Arifin; Anastasia Arta Uli
Improvement: Jurnal Ilmiah untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Improvement: Jurnal Ilmiah Untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/improvement.v12i1.62801

Abstract

Educational management, often narrowly perceived as classroom discipline and administrative procedures, can be redefined as a human-centered approach to foster 21st-century skills in the era of Society 5.0. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) of research published between 2020 until 2025 to identify effective practices in nurturing students’ critical thinking, creativity, collaboration, and communication. The findings reveal that strategies such as project-based learning, assigning clear roles within teams, providing constructive feedback, and integrating synchronous-asynchronous interactions in Hyflex learning environments significantly enhance learning outcomes. Moreover, attention to student well-being is essential for sustaining motivation and engagement. These practices illustrate that educational management is not limited to control and administration but serves as a framework for holistic human development. The study concludes that educators and schools should embrace the role of facilitators who not only prepare learners to navigate rapid global changes but also contribute to the realization of Sustainable Development Goal 4 (Quality Education).
Pelatihan Pembelajaran Kreatif untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru di Sekolah Indonesia dan Malaysia Desi Rahmawati; Gelar Gelora Mestika; Fawzul Arifin; Rizqi Nur Afifah; Diantha Maryam Andyni; Siti Anisa Fauziah
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annas.6.1.13-22

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor kunci dalam mewujudkan pendidikan berkualitas sebagaimana diamanatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4, dan salah satu indikator utamanya adalah kemampuan mengajar secara kreatif. Namun, banyak guru di Indonesia dan Malaysia masih menghadapi keterbatasan dalam merancang pembelajaran yang inovatif akibat perubahan kurikulum yang cepat, beban administratif, keragaman karakter peserta didik, serta akses pelatihan yang belum merata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berskala internasional ini bertujuan memperkuat profesionalisme guru melalui pelatihan pembelajaran kreatif sekaligus membangun kolaborasi akademik antara Program Studi Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta dan Faculty of Education Universiti Malaya. Mitra kegiatan adalah Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Klang, Selangor, Malaysia, beserta jejaring pengurus dan guru sekolah di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan dan lokakarya interaktif, penerapan teknologi pembelajaran (Canva, Kahoot, Mentimeter, dan claude.ai), pendampingan, serta evaluasi melalui refleksi, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juni 2026 dan diikuti oleh pengurus PPD Klang, SIPartners+, SISC+, Majlis Pengetua Sekolah Malaysia, serta Persatuan Guru Besar Malaysia. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan motivasi peserta dalam menerapkan strategi pembelajaran kreatif, terbangunnya pertukaran praktik baik lintas negara, serta penandatanganan kerja sama kelembagaan sebagai dasar keberlanjutan program. Kegiatan ini disarankan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan melalui komunitas belajar lintas negara agar dampak peningkatan profesionalisme guru dapat dirasakan lebih luas dan terukur.
Transformasi Tata Kelola Lembaga Pendidikan Pesantren: Migrasi dari Manual ke Ekosistem Digital Fawzul Arifin; Yuni Alifah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1195

Abstract

Transformasi digital dalam institusi pendidikan telah menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efektivitas tata kelola kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses migrasi sistem administrasi dari pola manual berbasis kertas ke ekosistem digital yang terintegrasi di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta Selatan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan informan kunci yang meliputi pimpinan, staf administrasi, dan tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi tata kelola di instansi ini bukan sekadar digitalisasi dokumen, melainkan sebuah business process reengineering yang menyatukan fungsi presensi, perizinan, penjadwalan, keuangan, hingga pengelolaan nilai akademik santri dalam satu platform terpusat. Temuan secara kritis mengungkapkan bahwa implementasi ekosistem digital berhasil meningkatkan efisiensi operasional hingga lebih dari 60%, mengeliminasi redundansi data, dan memperkuat akuntabilitas melalui sistem audit trail. Keberhasilan ini didorong oleh kepemimpinan transformasional yang mampu melakukan adaptasi teknologi, sehingga nilai-nilai tradisional pesantren tetap terjaga di tengah modernisasi manajemen. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi organisasi yang ramping dan efisien melalui integrasi teknologi yang selaras dengan kearifan lokal.