Muhammad Syauqi Firdaus
Universitas Alma Ata

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Instrumen Tes Uraian Dibandingkan dengan Tes Pilihan Ganda dalam Mengukur Hasil Belajar Siswa di MAN 2 Bantul Muhammad Syauqi Firdaus; Wahyu Kholis Prihantoro; Latifaturrohmah Latifaturrohmah; Husna Rifaatul Mahmudah; Afrida Aunil Illah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2025): November : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jkaipbaku.v1i4.175

Abstract

Learning assessment is a crucial element in the educational process that aims to measure how well students understand the material taught. The tools chosen for measurement have a significant influence on the validity and accuracy of the assessment results. At MAN 2 Bantul, educators generally use two types of measurement tools, namely multiple-choice tests and essay tests. This study aims to assess the effectiveness of essay tests in comparison with multiple-choice tests in assessing student learning achievement at MAN 2 Bantul, using the direct interview method. This study was conducted to gain insight into the views of teachers and students regarding the effectiveness of both types of tests in the educational evaluation process. Data were collected through direct interviews with teachers and students who had experience in using both types of measurement tools. Data analysis was obtained using a descriptive qualitative approach to explore their views and experiences regarding the accuracy and appropriateness of tests in assessing learning outcomes. The findings from the interviews showed that multiple-choice tests were considered more effective and practical in measuring student learning outcomes because they used the JMD (Jogja Madrasah Digital) application, which immediately displayed the scores. However, the teachers also agreed that essay tests provided a more comprehensive analysis of learning outcomes because they encouraged students to think critically. This study recommends the implementation of a combination of both types of exams to make learning evaluation more efficient.
Pengembangan Strategi Dalam Membangun Motivasi Belajar Siswa Di Tengah Distraksi Digital miftahul adila; miftahul adila fitria; elyza riana; farida musyrifah; muhammad syauqi firdaus
Lentera Salam Institute Vol. 2 No. 2 (2025): LENTERA SALAM INSTITUTE
Publisher : Elsalima (Salam Institute)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67716/rdgcbd64

Abstract

Penelitian ini membahas tentang gangguan digital telah menjadi elemen sehari-hari bagi siswa, yang sering kali mengurangi konsentrasi dan semangat mereka dalam belajar. Situasi ini menuntut eksplorasi yang lebih mendalam tentang jenis-jenis gangguan digital yang paling menonjol serta cara pendidik merancang pendekatan untuk mempertahankan motivasi belajar. Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi berbagai bentuk distraksi digital yang paling berpengaruh terhadap siswa, merumuskan strategi pengembangan yang dapat diterapkan oleh pendidik untuk meningkatkan motivasi belajar, serta mengevaluasi keefektifan strategi tersebut dalam lingkungan pembelajaran saat ini. Metode yang diterapkan adalah studi kualitatif deskriptif dengan analisis literatur terkait. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa media sosial, permainan online, dan notifikasi berulang merupakan pemicu utama gangguan dalam proses pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang lebih terorganisir, penguatan kemampuan regulasi diri siswa, serta intensifikasi interaksi yang bermakna antara pendidik dan siswa terbukti efektif dalam menjaga dan bahkan meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang adaptif, selaras dengan realitas digital siswa, dan diterapkan secara konsisten sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih stabil dan produktif.   Kata kunci: Distraksi digital, motivasi belajar, strategi pembelajaran, regulasi diri, media sosial, pembelajaran berbasis teknologi.