Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap Performa Kesehatan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Terinfeksi Bakteri Streptococcus agalactiae Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Muh. Ansar
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun mengkudu mengandung saponin sebagai antibakteri yang dapat digunakan dalam mengatasi serangan bakteri Streptococcus pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap penanganan penyakit pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang terinfeksi bakteri Streptococcus agalactiae sehingga dapat meningkatkan kelangsungan hidup. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Basah SMK-PP Negeri Rea Timur, Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar selama 30 hari mulai tanggal 7 Agustus sampai 7 September 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman dengan ekstrak daun mengkudu pada konsentrasi A (Kontrol), B (3 g/L), C (6 g/L), D (9 g/L). Parameter yang diamati adalah Survival Rate (SR), Relative Percentage Survival (RPS) yang diamati pada akhir penelitian menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan bantuan aplikasi SPSS versi 16.0, sedangkan gejala klinis, pengamatan organ dalam dan kualitas air diamati secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah perlakuan B, yaitu nilai SR sebesar 80%, kemudian perlakuan C sebesar 60%, dan perlakuan D sebesar 53,3%, dan terendah terdapat pada perlakuan A sebesar 40% dengan nilai RPS tertinggi pada perlakuan B yaitu 88,89%, perlakuan C (77,78%) dan perlakuan D (74,07%). Kelangsungan hidup dan efektivitas terbaik pada pemberian 3 g/L ekstrak daun mengkudu. Parameter kualitas air selama percobaan seperti pH, suhu dan DO masih dalam batas optimal untuk ikan nila.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KEDONDONG TERHADAP PERFORMA BENIH IKAN MAS YANG DIINFEKSI BAKTERI Pseudomonas aeruginosa Alfika MasyIta; Muh. Ansar; Adiara Firdhita Alam Nasyrah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kedondong (Spondias dulcis) mengandung senyawa saponin yang berkhasiat sebagai antibakteri terhadap serangan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kedondong (S. dulcis) terhadap performa benih ikan mas yang diinfeksi bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Basah SMK-PP Negeri Rea Timur, Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar selama 30 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman dengan ekstrak daun kedondong pada konsentrasi A (kontrol), B (10 gram/L), C (15 gram/L), D (20 gram/L). Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup dan Relative Percentage Survival (RPS). Hasil penelitian menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata pada setiap perlakuan. Nilai kelangsungan hidup tertinggi yaitu perlakuan D sebesar 80%, dan nilai RPS tertinggi yaitu pada perlakuan D sebesar 88%. Parameter kualitas air selama percobaan seperti pH, DO, dan suhu masih dalam batas optimal untuk kehidupan ikan mas.
Relationship of Physicochemical Water Parameters and Sediment Characteristics to the Growth of Eucheuma cottonii Cultivated Using the Longline Method on Karampuang Island, West Sulawesi Chairul Mahfud; Rahmat Januar Noor; Muhammad Aswad; Muh Ansar; Irma Yulia Madjid
Nekton Vol 6 No 1 (2026): Nekton
Publisher : Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/nekton.v6i1.1154

Abstract

Seaweed is an economically valuable commodity with the potential to improve the welfare of coastal communities, including Eucheuma cottonii. However, E. cottonii cultivation faces challenges from extreme changes in aquatic conditions and sediment input from river estuaries, which may inhibit its growth. This study aimed to analyze the relationship between physicochemical water parameters and sediment characteristics and the growth of E. cottonii cultivated using the longline method on Karampuang Island, West Sulawesi. A quantitative approach was applied through a field experiment using a completely randomized design (CRD) on three longline stretches over 30 days. Water quality and sediment parameters were analyzed descriptively, while relationships among variables were tested using partial correlation analysis. The results showed that most physicochemical water parameters were within the optimal range, except for current velocity, which was relatively low at 0.11 m/s. Sediment at the study site was dominated by medium sand, with a dynamic daily sedimentation rate ranging from 0.08 to 0.43 g/L/hour. The absolute growth of E. cottonii reached 477.00 g, with an average daily growth rate of 16.66 g/day. Partial correlation analysis showed that the growth of E. cottonii was closely associated with sedimentation rate and salinity. The cultivation of E. cottonii using the longline method on Karampuang Island showed positive growth, supported by suitable physicochemical water conditions, although sedimentation remained dynamic.