Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Self-Disclosure Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Instagram: Studi Kualitatif tentang Ekspresi Diri di Era Digital Wa Ode Dwi Cahyani Rahmad; Muliadi Mau; Muh Akbar
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v12i1.11582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik self-disclosure di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi di Instagram sebagai sarana ekspresi diri di era digital. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi media sosial, wawancara mendalam, dan dokumentasi unggahan mahasiswa seperti foto, video, instastory, dan caption. Berdasarkan teori Johari Window dan dimensi self-disclosure menurut DeVito, hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berfungsi sebagai medium penting dalam manajemen citra diri, di mana tingkat keterbukaan informasi dipengaruhi oleh faktor kepercayaan diri, pengaturan citra melalui filter, serta interaksi dengan audiens. Selain itu, munculnya akun kedua (second account) sebagai strategi untuk menampilkan sisi diri yang lebih otentik tanpa tekanan norma sosial di akun utama. Penelitian ini memperkaya kajian komunikasi digital dengan menunjukkan bahwa media sosial bukan hanya ruang berbagi informasi, tetapi juga arena untuk pengelolaan identitas digital yang lebih fleksibel. Self-disclosure di media sosial memiliki pola berbeda dari interaksi tatap muka, dengan adanya elemen anonimitas dan selektivitas audiens
PELUANG DAN TANTANGAN PENGGUNAAN CHATGPT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS: TINJAUAN TERHADAP IMPLIKASI SOSIAL Novita Sri Wahyuni; Muh Akbar; Alem Febri Sonni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 8 (2026): NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i8.2026.2147-2152

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam pembelajaran bahasa Inggris, salah satunya melalui pemanfaatan ChatGPT sebagai media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi sosial penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui pendekatan studi literatur. Data penelitian diperoleh dari berbagai artikel ilmiah dan sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, serta mendukung pembelajaran yang lebih personal melalui penyediaan umpan balik yang cepat dan adaptif. Selain itu, penggunaan ChatGPT juga mengubah pola interaksi antara guru dan peserta didik serta memperluas kolaborasi berbasis teknologi. Di sisi lain, pemanfaatan ChatGPT menghadirkan tantangan berupa potensi plagiarisme, ketergantungan terhadap kecerdasan buatan, penurunan kemampuan berpikir kritis, dan risiko penyebaran informasi yang kurang akurat. Oleh karena itu, pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Inggris perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital, etika akademik, dan strategi pembelajaran yang tepat agar manfaat teknologi dapat dioptimalkan tanpa mengurangi kualitas proses pembelajaran