p-Index From 2021 - 2026
6.899
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Diskursus Islam Tanra : Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Komunikasi : Jurnal Komunikasi Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian DIALEKTIKA Al Kalam : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah LEGAL BRIEF Kainawa: Jurnal Pembangunan & Budaya Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) Nusantara Hasana Journal Jurnal Penelitian Inovatif Action Research Literate (ARL) Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema JSIP: Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS International Journal of Science and Society (IJSOC) KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Palakka : Media and Islamic Coummunication Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Sosial dan Sains Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Sociality: Journal of Public Health Service INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TERPAAN INFORMASI COVID-19 DI MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT PERILAKU MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL Kartika Kartika; Andi Alimuddin Unde; Muliadi Mau
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat terpaan infomasi mengenai Covid- 19 di media sosial, menganalisis tingkat perilaku hidup sehat masyarakat kota Makassar di era new normal serta mengukur pengaruh terpaan infomasi terhadap perilaku hidup sehat masyarakat kota Makassar di era new normal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis survei eksplanatif dan dilakukan di kota Makassar Sulawesi-Selatan, terdapat 400 yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Data yang berhasil didapatkan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat terpaan informasi mengenai Covid-19 di media sosial pada masyarakat Makassar tergolong rendah dengan persentase 80,8% atau 323 responden yang memilih jarang mengakses informasi Covid-19 melalui media sosial. selanjutnya tingkat perilaku hidup sehat berada pada kategori tinggi dengan persentase 77,5% atau 310 responden yang mengaku patuh dengan protokol kesehatan. Kemudian terpaan informasi mengenai Covid-19 berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku hidup sehat masyarakat kota Makassar di era new normal dengan nilai 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05. Akan tetapi besar pengaruhnya hanya 5,5 % sedangkan 94,5 % lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari penelitian.
MASYARAKAT ERA DIGITAL DALAM PERSPEKTIF STUDI RISIKO DAN PELUANG ALGORITMA MEDIA SOSIAL Sri Riski Wulandari; Andi Alimuddin Unde; Muliadi Mau
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1954

Abstract

Media sosial telah mengambil tempat dan menyita perhatian masyarakat dalam proporsi yang cukup besar. Media sosial menjadi bagian dari rutinitas masyarakat. Tentu masyarakat, terkhusus khalayak pengguna media sosial harus siap terhadap berbagai efek dari penggunaan media sosial. Efek ini dapat sama ataupun berbeda pada masing-masing khalayak. Untuk bisa menghadapi berbagai efek ini (termasuk efek yang mungkin ditimbulkan oleh sistem algoritma media sosial), diperlukan kemampuan resiliensi yang memadai. Fakta terkait masih banyaknya khalayak pengguna media sosial yang tidak mampu mengidentifikasi dan membedakan informasi hoaks, mudah terpengaruh oleh ujaran kebencian yang tersebar luas, dan meyakini kebenaran suatu hal lebih kuat didasarkan pada keyakinan personalnya berdasarkan preferensi tertentu dibandingkan kenyataan sebenarnya mengindikasikan kemungkinan adanya permasalahan yang belum mampu diatasi oleh khalayak pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis berbagai artikel terkait algoritma media sosial, risikonya, dan resiliensi sebagai kebutuhan untuk menghadapi segala tantangan, dan segala efek yang mungkin ditimbulkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya risiko polarisasi dan ruang gema oleh sistem personalisasi algoritma media sosial dan adanya kesempatan yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna untuk tidak terjebak dalam personalisasi tersebut guna menghindari efek bias yang dapat ditimbulkan.
IDENTITAS LOKAL VS SENTRALISASI UDARA RADIO BERJARINGAN DI KOTA MAKASSAR Andi Ayuni Dara Uleng; Muliadi Mau
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1880

Abstract

The purpose of the research are to know the comparison between the local identity and national identity of radio network in Makassar: to know the efforts by the radio network in representing local identity. The research is in Makassar, which is in Radio Delta FM, Smart FM, Prambors FM and I-Radio. The methods that used in this research is descriptive qualitative. Informants in this study were selected through purposive sampling technique based on certain criteria. The data collection methods in this research are interview, observation, documentation, and referencing to some previous studies and literatures on this subject. The collected data are analyzed through Milles and Huberman’s interactive model. The results of this study shows the comparison between the local identity and national identity of the radio network in Makassar has already suitable to the standard of SSJ regulation only in the duration of airing. Whereas in terms of programs, most of the radio network tends to play more songs with an interludes of common topics without any local content. This research also shows that there are differences in the efforts to represent the local identity of each radio network. Delta FM Makassar and Prambors FM Makassar represented their locality through duration of airing, while Smart FM Makassar and I-Radio Makassar also representing them through local content. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara identitas lokal dan identitas nasional radio berjaringan di Kota Makassar; untuk mengetahui upaya yang dilakukan radio berjaringan dalam merepresentasikan identitas lokalnya. Studi ini dilaksanakan di Kota Makassar, yaitu di Radio Delta FM, Smart FM, Prambors FM dan I-Radio. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam studi ini dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam studi ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan dengan mengkaji buku-buku, hasil studi, dan literatur-literatur lain yang berhubungan dengan studi tersebut. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan Model Analisis Interaktif Miles dan Huberman. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perbandingan antara identitas lokal dan identitas nasional radio berjaringan di Kota Makassar sudah sesuai dengan standar regulasi SSJ dalam hal durasi siaran saja. Sedangkan dari segi program siaran, sebagian besar radio berjaringan tersebut cenderung lebih banyak memutarkan lagu dengan selingan topik ringan tanpa adanya muatan lokal. Studi ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan upaya yang dilakukan dalam merepresentasikan identitas lokal masing-masing radio berjaringan. Delta FM Makassar dan Prambors FM Makassar merepresentasikan lokalitasnya melalui total jam siaran lokal, sedangkan Smart FM Makassar dan I-Radio Makassar merepresentasikannya melalui jam siaran dan muatan konten lokal. 
FRAMING BERITA PENISTAAN AGAMA M. KECE DALAM PORTAL BERITA KOMPAS.COM EDISI AGUSTUS 2021 Mukhlisa Setiabudi; Muliadi Mau; Tuti Bahfiarti
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 8 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v8i1.26735

Abstract

Blasphemy cases are no longer a new case in a country with a pluralistic society like Indonesia. The blasphemy case by M. Kece is the latest case that has caught the public's attention. M. Kece is known to have committed acts of hate speech and insults to the Prophet Muhammad and Islam. This case then did not miss the attention of the media as Kompas.com also highlighted this case in absolutely a different way and construction. For this reason, this study discusses framing analysis with the Robert N. Entman model which consists of four points of analysis, namely defining of problem, diagnosing causes, making a moral judgment, and treatment recommendations on the Kompas.com news portal related to M. Kece's cause. This study uses a qualitative descriptive method with a constructionist approach to framing analysis. The results of this study concluded that Kompas.com tried to convey M. Kace's reporting accurately with subtle narrations so as not to tarnish the image of M. Kece because he was considered an ordinary YouTuber.
PROFESIONALISME WARTAWAN POLITIK PADA MEDIA ONLINE DI SULAWESI SELATAN Jaminah Jaminah; Muliadi Mau; Judhariksawan Judhariksawan; Canggi Araliya Aprianti Ode; Nursyamsi Nursyamsi
Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan Vol 3 No 2 (2022): JSIP: Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/jsip.v3i2.2601

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of professionalism of political journalists in online media. The research approach used is quantitative with descriptive method. This research was conducted in South Sulawesi Province and lasted for four months. The criteria for online media that are the object of this research are: the website can still be accessed, there are political news channels, and there are political news posts during the research period, based on these criteria the total population is 30 online media. In this study, researchers used two kinds of data collection techniques, namely: Primary data collection through questionnaires and observations and secondary data collection through documentation and literature studies. The results of this study indicate that the professionalism of political journalists in online media in South Sulawesi is in the high category as measured by 5 indicators, namely: decent salary aspects, adhering to the Journalistic Code of Ethics, joining professional organizations, dedication, and aspects of mastering journalistic skills. As for the aspects of the professional level of journalists that fall into the high category, namely aspects of education and special training in journalism, aspects of complying with the journalistic code of ethics, joining professional organizations, aspects of dedication, and aspects of journalistic code of ethics skills. Meanwhile, the only aspect that falls into the medium category is the aspect of a decent salary.
Journalistic Photography as a Communication Media for President Jokowi to Spread Covid-19 Vaccination Information Ahmad Muhyiddin; Hasrullah; Muliadi Mau
International Journal of Science and Society Vol 4 No 4 (2022): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v4i4.547

Abstract

This study analyzes photojournalism on President Jokowi's official account when disseminating vaccine information. This research uses a qualitative approach and analyzes photos using Roland Barthes' semiotics. Researchers found the results of the study that the news photo provided information so that the public followed the government's recommendation for a vaccine so that the pandemic would end soon and the impact of anxiety about fake news related to vaccines should be minimized because the Covid-19 vaccine was tested to be safe and halal.
STUDENT CRITICISM TO JOKOWI'S POLICY : (Critical Discourse Analysis on Uploads of BEM UI 2021 on Instagram) najamuddin; Hafied Cangara; Muliadi Mau
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v8i2.31362

Abstract

This study aims to analyze critical text messages of BEM UI 2021 students on Instagram social media. The primary data in this study is the upload of the @bemui¬_official account entitled the king of lip service. This research uses the analysis method of Teun A Vand Dijk. The results of this study found that the discourse of the king of lip service was a student criticism movement for Jokowi's policies that were not realized. The nickname is a form of criticism of Jokowi's promise about. First, Jokowi's statement to long for demonstrations, but various demonstrations actually get repression. Second, Jokowi wants to revise the ITE Law, but it has resulted in the proposal of a new article. Third, Jokowi wants to strengthen the KPK which actually ends in indications of weakness. Fourth, Jokowi allowed the Omnibus Law to be sued at the Constitutional Court (MK), but contradicted Airlangga Hartarto's statement to the Constitutional Court to reject all claims against the Job Creation Law. Meanwhile, the use of social media Instagram in the student criticism movement is an alternative means to fight the discourse from the government and mobilize the student movement. Another finding is the reason why students criticize the government. First, students have a special identity, so from that identity there is a moral burden to criticize the government. Second, students have anxiety about their uncertain future. Finally, they expressed their anxiety through criticism on social media and street demonstrations, in the hope that social change would occur. Third, students have the burden of history that was obtained from the previous generation of students.
Komunikasi Politik Anggota DPRD Provinsi Sul-Sel pada Pemilu 2019 (Faktor Pendukung dan Penghambat dalam Kampanye Politik) Muh. Rezky Z; Andi Alimuddin Unde; Muliadi Mau
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i10.3093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam kampanye politik anggota DPRD Provinsi Sul-Sel pada PEMILU 2019. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Secara spesifik, penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian riset lapangan. Pendekataan ini digunakan untuk mendapakatkan hasil riset yang bersifat deskriptif. Dalam hal ini dimaksudkan ialah berupaya mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat komunikasi politik dan hal-hal yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung ialah hadirnya media sosial sebagai instrument penyampaian pesan dan posisinya yang berstatus petahana (incumbent). Adapun faktor penghambat ialah para pemilih yang sangat pragmatis dan stigma negatif yang dilekatkan Masyarakat kepada para politisi.
Sejarah Pakaian Adat Masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba (Studi Etnografi Komunikasi) Ikramullah Mahdi Ikram; Muliadi Mau; Arianto Arianto
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 1 (2023): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i1.37644

Abstract

This research was conducted in Tanah Toa Village, Kajang District, Bulukumba Regency, South Sulawesi, which until now still adheres to the beliefs of its ancestors, one of which is wearing all-black clothes which are considered sacred and sacred. This research method is descriptive qualitative and uses an ethnographic communication approach. Data was collected by means of observation, interviews, literature and documentation. The purpose of this study was to describe the history and traditions of the Ammatoa Kajang ethnic community's traditional clothing, Bulukumba Regency. The results of this research on the history and traditions of the Kajang tribe's traditional clothing are a marker of the cultural identity of the Ammatoa ethnic community, which illustrates the belief that humans are born from the realm of darkness until the end of their lives they also return to the realm of darkness. Carrying out the Ammatoa ancestral tradition as the highest customary leader who also used traditional clothing in the past, reflecting adherence to customary law (Pasang) especially the principle of attallasa' kamase-mase or living modestly/simplely, representing equality for everyone before God (Turiek Akra 'na), a sense of equality and a shared destiny. Abstrak Penelitian ini dilakukan di Desa Tanah Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan yang sampai saat ini masih memegang erat keperyaan para leluhurnya, salah satunya yaitu menggunakan pakain serba hitam yang dianggap sebagai pakaian yang suci dan sakral. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan etnografi komunikasi. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan sejarah dan tradisi pakaian adat komunitas etnik Ammatoa Kajang Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian ini pada sejarah dan tradisi pada pakaian adat suku kajang merupakan penanda identitas kultural komunitas etnik Ammatoa, yang menggambarkan kepercayaan bahwa manusia terlahir dari alam kegelapan hingga akhir hayatnya juga kembali ke alam kegelapan. Melaksanakan tradisi leluhur Ammatoa sebagai pimpinan adat tertinggi yang juga menggunakan pakaian adat di masa lalu, mencerminkan ketaatan pada hukum adat (Pasang) khususnya prinsip attallasa’ kamase-mase atau hidup bersahaja/sederhana, merepresentasikan kesamaan derajat bagi setiap orang di depan tuhan (Turiek Akra’na), rasa persamaan dan senasib sepenanggungan.
Kualitas Pelayanan Publik Bidang Pendidikan, Kesehatan, Perhubungan, Pelayanan Perizinan, dan Administrasi Kependudukan Muliadi Mau; Tasrifin Tahara; Musran Munizu; Yusniar; Marsudi
Kainawa: Jurnal Pembangunan dan Budaya Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Balitbangda Kota Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46891/kainawa.1.2019.87-99

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kualitas pelayanan publik khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, perhubungan, pelayanan perizinan dan administrasi kependudukan pada Pemerintah Kota Baubau. Selain itu, memetakan kualitas sekaligus kinerja pelayanan publik yang telah dilaksanakan oleh masing-masing unit pelayanan, dan merumuskan bahan/referensi teknis dalam menetapkan kebijakan berikutnya. Kajian ini dilakukan di Kota Baubau, yang meliputi 8 kecamatan, dan 43 kelurahan dengan menggunakan teknik multistage random sampling pada level of confidence 95%. Jumlah sampel sebanyak 440. Kajian ini menggunakan metode survei dengan variabel/unsur penilaian dielaborasi dari Kep/25/M.PAN/2/2004 dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2014. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas dan kinerja pelayanan publik di Kota Baubau untuk 5 bidang layanan (pendidikan, kesehatan, perhubungan, perizinan dan administrasi kependudukan masuk pada kategori B (Baik). Namun, jika diurutkan maka layanan bidang administrasi kependudukan berada pada peringkat I (IKM = 72,55); bidang pendidikan peringkat II (IKM = 72,23); bidang kesehatan peringkat III (IKM = 72,08); bidang perhubungan peringkat IV (IKM = 69,99); dan bidang perizinan peringkat V (IKM = 69,35). Di antara 16 (enam belas) unsur pelayanan publik, secara keseluruhan 5 (lima) unsur utama yang nilai rata-rata kepuasannya rendah adalah (1) kecepatan pelayanan (2,566); (2) keadilan mendapatkan pelayanan (2,641); (3) kepastian biaya pelayanan (2,760); (4) kewajaran biaya pelayanan (2,762); dan (5) penanganan pengaduan, saran dan masukan (2,837).
Co-Authors Agustiani, Nurling Ahmad Ismail Ahmad Muhyiddin Akbar, Muh Akbar, Muh. Alimuddin Unde Alimuddin Unde, Alimuddin Amahoru, Ibnu Kasir Amriani Amriani, Amriani Anastasia, Jesika Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde, Andi Alimuddin Andi Asdar Andi Ayuni Dara Uleng Annur, Delaina Ansari Abdillah Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Arya Nugraha Asaad, Iwan Asdar, H. A. Azmar, Rahma Nurshani Betirudin, Betirudin Caesary MP, Nurfadilha Cahyani, Arum Tri Canggi Araliya Aprianti Ode didatunisa, Muja FARIED, MUHAMMAD Fatimah, Jenny Maria Genda, Silahuddin Hafied Cangara Hafied Cangara Hamna, Dian Muhtadiah Hasana, Wa Ode Ria Ika Hasfi, Wirda Tri Hasrullah Hasrullah Hasrullah Hasrullah Hs, Arifatul Azzarah Ibnu Kasir Amahoru Idham Ama, Muhammad Idu, Idrus Ikhwan, Fadeliyah Ikramullah Mahdi Ikram Irawan, Saldy Izki Fikriani Amir Jamaluddin, Putri Arsidah Jamil, Nadra Azzulany Ayis Putri Jaminah Jaminah Jaya Razak, Sanovra Judhariksawan Judhariksawan Kalatasik, Arniati J. Karnay, Sudirman Kartika Kartika Kurniawan Latif, Das'ad Lisda Ariani Simabur M Iqbal Sultan Mahdi, Ikramullah Marsudi Maryam Maryam Maryam Maryam Muh Akbar Muh. Akbar Muh. Aswad Muh. Rezky Z Muhammad Akbar Muhammad Farid Muhammad Syahdarul Awal Mukhlisa Setiabudi Mursalim Mursalim Musafir, Ahmad Musran Munizu najamuddin Ng, Khar Thoe Nursyamsi Nursyamsi Rahmad, Wa Ode Dwi Cahyani Riyadi Rusnali, Andi Nur Aisyah Saidah, Imro'atus Salman, Elsa Claudia Salmia, Salmia Sarro, Abd. Halim Sonni, Alem Febri Sri Riski Wulandari Sultan, Badrul Aeni Sultan, Iqbal Sultan, M Iqbal Sultan, M. Iqbal Sultan, Moehammad Iqbal Sunusi, Putri Melinda Syarif, Alwiyah Nur Tasrifin Tahara Tuti Bahfiarti Tuti Bahfiarti Tuti Bahfiarti Tuti Bahfiarti Wa Ode Dwi Cahyani Rahmad Wahyuddin Yusniar