Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Evolution of the Islamic Education Curriculum: A Comparative Analysis of the Umayyad, Abbasid and Islamic Golden Ages Anugrah Giffari; Faridi
BAYAN: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to comprehensively analyze the evolution of Islamic education curriculum during the Umayyad Caliphate (661-750 CE), Abbasid Caliphate (750-1258 CE), and the Islamic Golden Age (8th to 14th century). Through a historical-analytical approach with systematic literature review, this research identifies structural and substantial transformations in the Islamic education system, encompassing institutional aspects, teaching methodologies, and knowledge integration. The findings reveal a significant shift from informal mentorship-based education during the Rashidun Caliphate period toward a formal structured educational system during the Umayyad era, which subsequently reached its zenith during the Abbasid period with the establishment of learning institutions such as Bayt al-Hikmah. This study also reveals that the integration of religious education and secular sciences became the primary characteristic of the Islamic curriculum, providing fundamental contributions to the advancement of Islamic civilization and world civilization as a whole. The theoretical and practical implications of these findings are discussed in the context of contemporary Islamic education development.
Konstruksi Epistemologi Bayt Al-Hikmah dalam Kurikulum SMA: Studi Analisis Terhadap Model Pembelajaran Transdisipliner dan Integrasi Sains- Humaniora Anugrah Giffari; Faridi Faridi
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v3i1.198

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi epistemologi Bayt al-Hikmah (House of Wisdom) pada era Dinasti Abbasiyah dan relevansinya terhadap pengembangan kurikulum Sekolah Menengah Atas (SMA) kontemporer, khususnya dalam konteks model pembelajaran transdisipliner dan integrasi sains-humaniora. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis historis-komparatif dan studi kepustakaan sistematis, penelitian ini mengeksplorasi transformasi kurikulum pendidikan Islam dari Dinasti Umayyah hingga Dinasti Abbasiyah, serta mengidentifikasi prinsip-prinsip epistemologis yang dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bayt al-Hikmah mengembangkan model epistemologi integratif yang menyatukan berbagai disiplin ilmu termasuk matematika, astronomi, filsafat, kedokteran, dan ilmu-ilmu keislaman dalam kerangka metodologis yang koheren. Prinsip-prinsip ini mencakup: (1) inklusivitas epistemologis yang mengakomodasi berbagai sumber pengetahuan; (2) pendekatan transdisipliner yang melampaui batas-batas disiplin ilmu konvensional; (3) integrasi antara pengetahuan teoritis dan praktis; serta (4) penekanan pada dialog intelektual dan kolaborasi lintas budaya. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi epistemologi Bayt al-Hikmah dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan kurikulum SMA yang mengintegrasikan sains dan humaniora melalui pendekatan transdisipliner, sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.