Dr. Drs Nurwahidin, M.Ag
Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTRIBUSI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM EKONOMI KELUARGA PERSPEKTIF ISLAM Tri Handayani; Dr. Drs Nurwahidin, M.Ag
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): JIEI : Vol.9, No.1, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i1.7635

Abstract

Pada masa Jahiliyah kaum perempuan diperlakukan sangat buruk. Namun, kondisi tersebut sedikit berbeda setelah Nabi Muhammad lahir. Sejarah membuktikan bahwa perempuan pernah berkiprah dalam bidang ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, bahkan perang. Keterlibatan dan kiprah perempuan dalam bidang ekonomi setelah kedatangan Islam telah dibuktikan dengan kiprah Siti Khadijah istri Rasulullah yang sejak muda telah menjadi pengusaha dalam bidang perdagangan. Selain itu, beberapa tokoh yang juga dikenal sebagai perempuan pekerja keras; Zainab binti Jahsy, Ummu Salim binti Malhan, Al-Syifa’, Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar ash-Shiddiq, Fatimah Az-zahra, Ummu Mubasir dan lain sebagainya. Pandangan hukum Islam terhadap perempuan yang bekerja yaitu Qardhawi mengkategorikan hukum perempuan bekerja di luar rumah atau melakukan aktivitas adalah jaiz (dibolehkan) dan dapat sebagai sunah atau bahkan kewajiban (wajib) karena tuntutan (membutuhkannya), misalnya pada janda yang diceraikan suaminya, dan untuk karena untuk membantu ekonomi suami atau keluarga. Walau pada hakekatnya bahwa tugas mulia dari seorang perempuan adalah menjadi istri bagi suaminya dan ibu untuk anak-anaknya, namun Islam tidak melarang ketika perempuan juga ingin bekerja dalam menopang ekonomi keluarga, sepanjang tugas dan tanggung jawab utamanya dalam keluarga dapat dilaksanakan dengan baik walaupun pada hakekatnya tanggung jawab nafkah berada di pundak laki-laki.