Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REORIENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INDONESIA DI ERA GLOBALISASI MELALUI INTEGRASI LITERASI DIGITAL DAN KOMPETENSI GLOBAL Randitha Missouri; Eko Handoyo; Fathur Rokhman
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid.v10i1.6853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reorientasi kebijakan pendidikan Indonesia dalam merespons dinamika globalisasi melalui integrasi literasi digital dan penguatan kompetensi global. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai kebijakan pendidikan, hasil penelitian terkini, serta kerangka teoretis yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Indonesia mengalami pergeseran dari pendekatan berbasis konten menuju pendekatan berbasis kompetensi yang menekankan literasi digital, keterampilan abad ke-21, dan penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila. Integrasi literasi digital tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga dimensi kritis, etis, dan kreatif dalam pemanfaatan teknologi. Di sisi lain, penguatan kompetensi global diarahkan untuk membentuk peserta didik yang mampu beradaptasi dalam masyarakat multikultural tanpa kehilangan identitas nasional. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, serta lemahnya sistem monitoring dan evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan reformasi kebijakan pendidikan memerlukan pendekatan komprehensif yang mencakup penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas guru, kolaborasi lintas pemangku kepentingan, serta kebijakan yang adaptif dan berbasis data
Penguatan Identitas Budaya Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal: Kajian Hubungan Manusia, Kebudayaan, Dan Pendidikan Karakter Mulya Ade Irma Suryani; Eko Handoyo
BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal Vol. 7 No. 1 (2026): BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal
Publisher : Manajemen Pendidikan Program Doktor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bedu.v7i1.6689

Abstract

The cultural identity crisis among the younger generation, particularly elementary school students, is a serious challenge in the era of globalization, which is increasingly eroding local wisdom values. This article aims to critically examine the relationship between humans, culture, and elementary education, and to analyze the role of local wisdom-based learning in strengthening cultural identity and character development in elementary school students. The method used is a systematic literature study with a descriptive qualitative approach, sourced from indexed national and international journals over the past decade. The results of the study indicate that humans and culture are inseparable entities; culture dialectically shapes human perspectives, values, and behavior. In the context of elementary education, local wisdom, which encompasses the values ​​of mutual cooperation, deliberation, courtesy, tolerance, and responsibility, plays a strategic role in the holistic and contextual formation of student character. Local wisdom-based learning has been proven to strengthen students' socio-cultural identity, increase the relevance of education to real life, and serve as a foundation for authentic character development. This article recommends the systematic integration of local wisdom into the elementary school curriculum as a critical response to cultural homogenization caused by globalization. These findings contribute to the development of an educational approach grounded in the nation's cultural roots.