Tasya Julia Tumbelaka
Universitas Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament (TGT) dengan Menggunakan Teknik Reward dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 1 Amurang Tasya Julia Tumbelaka; Veronike E.T Salem; Yoseph D.A. Santie
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 4 (2024): (OCTOBER) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/43wvqy49

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi siswa dalam mempelajari mata pelajaran sosiologi siswa kelas XI-B SMA Negeri 1 Amurang semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PCR) yang mencakup sebanyak 35 topik pada mata pelajaran Kelas XI-B II Semester SMA Negeri 1 Amurang. Sedangkan yang menjadi subjek penelitian ini adalah motivasi belajar mata pelajaran sosiologi setelah diperkenalkan teknik rewarding model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Kriteria keberhasilan ini dapat dicapai apabila rata-rata skor motivasi belajar tinggi dan minimal tercapai.
Tindakan Masyarakat Desa Mopolo dalam Menghadapi Musim Kemarau Panjang Tasya Julia Tumbelaka; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/epej2j96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindakan masyarakat Desa Mopolo dalam menghadapi musim kemarau panjang yang semakin sering terjadi dan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani jagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci yang dipilih secara purposive sampling. Observasi dilakukan untuk mengamati kondisi fisik desa, infrastruktur air, dan dampak kemarau terhadap lingkungan dan aktivitas pertanian, sedangkan wawancara digunakan untuk mengeksplorasi persepsi, pengalaman, dan strategi adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mopolo menghadapi kondisi kekeringan parah dengan infrastruktur air yang terbatas, mendorong mereka mengembangkan berbagai strategi adaptasi meliputi pengelolaan air secara manual, diversifikasi sumber air, pembelian air, dan pendekatan spiritual. Meskipun masyarakat memiliki modal sosial dan kearifan lokal yang kuat, tindakan yang dilakukan masih bersifat reaktif dan individual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan kapasitas masyarakat melalui integrasi pengetahuan lokal dengan teknologi tepat guna serta dukungan infrastruktur dan kelembagaan untuk meningkatkan resiliensi komunitas dalam menghadapi kemarau panjang secara berkelanjutan.