p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Ikifa
Muhammad Fathan Nugrah Utama Fathan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN RESPON KONSUMEN TENTANG BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) DI APOTEK KIMIA FARMA KEBON BAWANG JAKARTA UTARA PERIODE MARET-APRIL TAHUN 2025 Dessy Adelia Pramesty Dessy; Muhammad Fathan Nugrah Utama Fathan; Guruh Subagya Guruh; Ghaida Isna Laksmithawati Ghaida
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 3 OKTOBER TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia bisnis, pemasaran memiliki peranan yang sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan mempertahankan konsumen. Salah satu strategi pemasaran yang paling banyak diterapkan yaitu bauran pemasaran (marketing mix), yang merupakan kombinasi dari dimensi produk, harga, tempat, dan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran respon konsumen terhadap bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi di Apotek Kimia Farma Kebon Bawang Jakarta Utara pada periode Maret–April 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 340 responden diperoleh dengan teknik simple random sampling. Instrumen berupa kuesioner yang mencakup lima pernyataan pada masing – masing butir yang terkandung dalam Marketing Mix dan telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,754. Hasil penelitian dari nilai respon terhadap dimensi Produk memperoleh nilai 3,4 termasuk dalam kategori “Baik”, nilai respon terhadap dimensi Harga memperoleh nilai 3,2 termasuk dalam kategori “ Cukup Baik”, nilai respon terhadap dimensi Tempat memperoleh nilai 3,4 termasuk dalam kategori “Cukup Baik”, dan nilai respon terhadap dimensi Promosi dengan memperoleh nilai 3,3 termasuk dalam kategori “Cukup Baik”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan Bauran Pemasaran Marketing Mix di Apotek Kimia Farma Kebon Bawang Jakarta Utara yang mencakup indikator Produk, Harga, Tempat, dan Promosi berada dalam kategori “Cukup Baik” dengan memperoleh nilai skala pengukuran 3,33.
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM MENGELOLA OBAT SISA, OBAT RUSAK, DAN OBAT KEDALUWARSA DI RW 03 KELURAHAN KRANJI BEKASI BARAT PERIODE MARET-MEI 2025 Muhammad Fathan Nugrah Utama Fathan; Meiana Dwi Andini Meiana; Viona Salwa Azzahra Viona
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 3 OKTOBER TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat pada masyarakat merupakan salah satu upaya yang dilakukan masyarakat untuk menangani masalah kesehatan yang dialami, baik untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan maupun secara swamedikasi. Mayoritas masyarakat ketika memperoleh obat dari apotek atau fasilitas kesehatan akan menyimpan obat-obatannya di rumah untuk berbagai keperluan termasuk penggunaan darurat dan penyakit akut atau kronis. Kebanyakan obat yang disimpan di rumah akhirnya tidak digunakan dan menjadi kedaluwarsa. Obat yang sudah kedaluwarsa atau rusak dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan lingkungan. Selain itu, obat kedaluwarsa juga menjadi sumber peredaran obat ilegal termasuk obat palsu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat dalam mengelola obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa di RW 03 Kelurahan Kranji, Bekasi Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan jenis penelitian survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan Propotional Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 267 dari 800 populasi. Data yang dikumpulkan adalah data primer melalui kuesioner sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat terlihat bahwa pada indikator tanda-tanda obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa mayoritas masyarakat memiliki kategori pengetahuan cukup sebanyak 118 responden (44%), indikator cara menyimpan obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa mayoritas masyarakat memiliki kategori pengetahuan kurang sebanyak 96 responden (36%), indikator cara membuang obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa mayoritas masyarakat memiliki kategori pengetahuan kurang sebanyak 180 responden (67%). Dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat dalam mengelola obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa memiliki pengetahuan cukup sebanyak 139 responden (52%), pengetahuan kurang sebanyak 83 responden (31%), dan pengetahuan baik sebanyak 45 responden (17%).