Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemantauan Kualitas Udara Berdasarkan Tinjauan Konsentrasi dan Faktor Emisi Partikulat di Pulau Lombok Arif Budianto; Kasnawi Al Hadi; Ramadian Ridho Illahi; Ni Ketut Anggriani; Palaivia Harman Wardi; Dewa Dwi Pranahita
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 1 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i1.1218

Abstract

Partikulat atau PM (particulate matter) tergolong sebagai emisi udara yang sangat mudah terdistribusi. Di sisi lain, terdapat limitasi pemantauan kualitas udara di berbagai daerah di pulau Lombok, terlebih untuk konsentrasi emisi udara jenis PM. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengukur besar emisi dan faktor emisi di beberapa daerah di pulau Lombok menggunakan sebuah sistem pengukuran kualitas udara. Penelitian ini menggunakan lima sampel emisi yang diperoleh dari lima lokasi yang berbeda. Sampel tersebut adalah: sekam padi (SP), jerami padi (JP), tongkol jagung (TJ), batang jagung (BJ), dan batang tembakau (TB), dengan massa masing-masing sampel 5 gram. Sampel tersebut dibakar dan diuji konsentrasi emisi terkait PM2.5 dan PM10 menggunakan set pengukuran kualitas udara. Keseluruhan pengujian dilakukan di dalam sebuah exposure chamber selama 100 s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing sampel biomassa di lokasi pengukuran kualitas udara menunjukkan hasil analisis yang berbeda-beda dikarenakan setiap daerah memiliki jenis biomassa dan total konsentrasi yang berbeda-beda. Tembakau memiliki emisi terbesar untuk PM2.5 dan PM10. Setiap sampel biomassa juga memiliki faktor emisi yang berbeda yang mengindikasikan perbandingan jumlah massa atau partikel PM yang diemisikan untuk massa biomassa yang terbakar. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi kualitas udara adalah konsentrasi PM dan total massa biomassa yang terbakar. Faktor emisi terbesar untuk PM10 dimiliki oleh sekam dan jerami padi. Pada PM2.5, faktor emisi terbesar dimiliki oleh tembakau dan tongkol jagung.
Literature Review: Diferensiasi dan Pembelajaran Personal Dalam Kegiatan IPA Sura Juddin; Dewa Dwi Pranahita
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The diversity of students' abilities, interests, and learning styles presents a primary challenge in Science education. Traditional, one-size-fits-all approaches often fail to meet the needs of all learners optimally. Differentiation and personalized learning offer flexible, student-centered strategies tailored to individual needs to support the effective achievement of science competencies. This article examines the concepts of differentiation and personalized learning, their implementation strategies in science education, and literature findings regarding the effectiveness of both approaches on student motivation, conceptual understanding, and 21st-century skills. The study indicates that differentiating content, process, product, and the learning environment—coupled with interest-based personalized learning strategies—can enhance engagement, motivation, conceptual mastery, and critical thinking skills. These approaches are recommended as integral components of modern, inclusive science education aligned with the principles of the Kurikulum Merdeka (Emancipated Curriculum).