Muhlisin muhlisin
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pendidikan Agama Islam Berbasis Model Profetik Untuk Mengatasi Krisis Moral Remaja Di Era Digital Muhammad Nurul_Fahmi; M Malik Almajdi; Muhlisin muhlisin; Muhammad Zidan Kurniawan; Abul Mafaakhir
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v1i2.513

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis nilai-nilai profetik sebagai upaya mengatasi kemerosotan moral remaja di era digital. Erosi moralitas, yang tercermin dalam penyimpangan perilaku, interaksi yang tidak sehat dengan media sosial, dan melemahnya identitas diri, membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih holistik dan berpusat pada nilai. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi realitas sosial yang dialami remaja dan mengidentifikasi peran pendidikan profetik dalam membentuk karakter moral. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model profetik yang berlandaskan prinsip-prinsip humanisasi, liberasi, dan transendensi dapat diimplementasikan secara efektif melalui penguatan kurikulum PAI, metode pembelajaran yang dialogis dan reflektif, keteladanan guru, pembiasaan beragama, dan pemanfaatan teknologi digital yang bertanggung jawab. Pendidikan profetik terbukti memberikan landasan yang kuat untuk menumbuhkan akhlak mulia, meningkatkan ketahanan moral, meningkatkan literasi digital, dan membimbing remaja untuk menghadapi tantangan era digital dengan penuh kebijaksanaan dan tanggung jawab, sehingga akan tercapai bentuk pendidikan yang tepat.   Kata Kunci: pendidikan kenabian, krisis moral, Pendidikan Agama Islam, era digital.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis nilai-nilai profetik sebagai upaya mengatasi krisis moral remaja di era digital. Degradasi moral yang tampak melalui perilaku menyimpang, penggunaan media sosial yang tidak sehat, serta melemahnya jati diri menuntut adanya pendekatan pendidikan yang lebih menyeluruh dan berkarakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model studi kasus untuk menelusuri realitas sosial yang dialami remaja serta mengungkap kontribusi pendidikan profesional dalam pembinaan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model profetik yang berlandaskan prinsip humanisasi, liberasi, dan transendensi efektif diterapkan melalui penguatan kurikulum PAI, metode pembelajaran dialogis dan reflektif, keteladanan pendidik, pembiasaan ibadah, serta penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pendidikan profesional terbukti memberikan fondasi penting dalam membangun akhlak terpuji, meningkatkan ketahanan moral, memperkuat literasi digital, dan membimbing remaja agar mampu beradaptasi terhadap dinamika era digital dengan lebih arif dan bijak, dengan begitu akn tercapai Pendidikan yang sesuai. .
Peningkatan Kemampuan Kognitif dan Sosial Siswa melalui Metode Think-Pair-Share di SD Ima Rosila; Muhlisin Muhlisin; Abdul Khobir
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v5i1.5099

Abstract

Cooperative Learning has been proven effective in improving the quality of education, especially at the elementary school level. One popular cooperative learning model is the Think-Pair-Share (TPS) method. This method provides students with the opportunity to think independently, discuss with a partner, and share their thoughts with the larger group. This study aims to explore the optimization of the implementation of the TPS method in enhancing the cognitive and social abilities of elementary school students. Using a descriptive qualitative approach, this study analyzes how the implementation of TPS can affect students' understanding of the material as well as their social skills. The results indicate that the application of the TPS method not only improves students' cognitive abilities, such as mastery of subject matter and critical thinking skills, but also strengthens their social skills in interacting, communicating, and collaborating with classmates. This study recommends the integration of the TPS method into elementary school teaching practices to maximize students' potential in various aspects, both cognitive and social.