Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pengalaman Kerja, Iklim Kerja, Budaya Organisasi dan Kerjasama Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Labuhanbatu nova yesyca naipospos; Indra Surya; Fitri Ani; Prima Yanti Siregar; Silva Ardiyanti; Rahmadani Lubis
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 8 No. 1 (2025): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pengalaman Kerja, Iklim Kerja, Budaya Organisasi dan Kerjasama Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Labuhanbatu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman kerja, iklim kerja, budaya kerja dan budaya organisasi dan Kerjasama terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Labuhanbatu. Masalah penelitian ini adalah apakah pengalaman kerja, iklim kerja, budaya kerja dan budaya organisasi dan Kerjasama terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Labuhanbatu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian adalah sebanyak 99 pegawai, dan data yang dikumpulkan adalah primer serta sekunder. Model analisis menggunakan regresi linier berganda, korelasi, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis menggunakan student t-test. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dari pengalaman kerja, iklim kerja, budaya kerja dan budaya organisasi dan Kerjasama terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Labuhanbatu.
Teknik Modelling Albert Bandura Dalam Mengurangi Perilaku Agresip Pada Anak Prasekolah Di Tpq Raudatul Janah Jakarta Barat Silva Ardiyanti
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 8 No. 1 (2025): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan dampak metode modelling dalam mengurangi perilaku agresif pada siswa TPQ Raudatul Janah Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan dengan desain studi kasus tunggal. Sempel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 7 siswa dengan mempertimbangkan kreteria prilaku agresif siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai data pendukung. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 20 untuk memperoleh hasil perubahan perilaku agresif dan diperolehkan t-hitung sebesar 6,809 dan diketahui t-tabel sebesar 2,12 dengan tingkat signifikasi 5%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan perilaku agresif setelah diberikan tindakan metode modeling dengan memberikan film pada siswa.
Komunikasi Terbuka Dan Self-Disclosure Dalam Meningkatkan Hubungan Interpersonal Remaja Rizky Hamzah; Silva Ardiyanti
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 8 No. 2 (2025): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terbuka dan self- disclosure dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan hubungan interpersonal remaja. Sebab keduanya merupakan dua aspek penting dalam perkembangan sosial dan emosional remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan survei untuk mengumpulkan data dari remaja berusia 15-18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan self-disclosure   memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hubungan antarpribadi remaja. Berdasarkan uji regresi linear  terdapat tiga penemuan yang menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan self-disclosure berpengaruh secara positif dalam membangun dan meningkatkan hubungan pribadi remaja. Pertama, komunikasi terbuka dan self-disclosure sebagai landasn kepercayaan dalam hubungan remaja sebesar 45,3%. Kedua, adanya korelasi sebesar 30% antara komunikasi terbuka dan self-disclosure sebagai proses peningkatan keintiman dalam hubungan interpersonal remaja. Dan ketiga, komunikasi terbuka dan self-disclosure dapat memperkuat hubungan interpersonal remaja sebesar 24,7%. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang pentingnya komunikasi terbuka dan self-disclosure dalam memperkuat hubungan sosial, emosional dan kesehatan mental pada remaja.