Eni Yuniastuti
Program Studi Sains Informasi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor Produksi dan Pemetaan Spasial Distribusi Hasil Pertanian di Kecamatan Porsea Kabupaten Toba Evi Suryani Simangunsong; M Taufik Rahmadi; Eni Yuniastuti
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i2.387-403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi hasil pertanian dan mengetahui pola persebarannya, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi produksi pertanian, serta menganalisis aksesibilitas dan infrastruktur distribusi hasil pertanian di Kecamatan Porsea. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data diperoleh melalui survei lapangan, wawancara petani, pencatatan koordinat GPS, serta data sekunder dari BPS dan Dinas Pertanian Kabupaten Toba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran komoditas pertanian tidak merata dan membentuk pola spasial tertentu. Sayuran tersebar pada 53 ha dengan produksi 417,10 ton, jahe di tiga desa dengan produksi 165 ton, sedangkan jagung dan ubi kayu terpusat di Desa Amborgang. Padi merupakan komoditas unggulan di seluruh desa dengan produksi 10.104,68 ton dari 1.562,5 ha. Produksi dipengaruhi oleh lahan, modal, iklim, teknologi, dan kualitas SDM. Aksesibilitas dan infrastruktur jalan menentukan kelancaran distribusi, dengan Pasar Porsea sebagai pusat distribusi utama. ABSTRACT This study aims to map the distribution of agricultural products, identify patterns in their distribution, analyze factors influencing agricultural production, and assess the accessibility and infrastructure for the distribution of farm products in Porsea District. The method is descriptive, quantitative, and spatially analyzed using Geographic Information Systems (GIS). Data were obtained through field surveys, farmer interviews, GPS coordinate recording, and secondary data from BPS and the Toba Regency Agriculture Office. The results show that the distribution of agricultural commodities is uneven and forms a specific spatial pattern. Vegetables are spread across 53 ha, with a production of 417.10 tons; ginger is produced in three villages, with a total of 165 tons; corn and cassava are concentrated in Amborgang Village. Rice is a superior commodity in all villages, with a production of 10,104.68 tons from 1,562.5 ha. Production is influenced by land, capital, climate, technology, and the quality of human resources. Accessibility and road infrastructure determine the efficiency of distribution, with Porsea Market serving as the primary distribution center.