Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan pembuatan probiotik RABAL Bagi pembudidaya ikan lele di Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri Andi Masriah; Vika Maulidiyah; Vina Nur Nadiro; Muhamad Dwi Cahya; Rizky Kusma Pratiwi; Hilmi Almas Almahdi; Daffa Akbar Ramadhani; Ghinaa Fauzia Rizqi Luthfiyanti; Candrika Putri Syaharani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33653

Abstract

AbstrakProbiotik RABAL merupakan jenis probiotik yang dikembangkan dengan memanfaatkan ragi dan bakteri asam laktat yang mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan, menjaga kualitas air, serta memperkuat sistem imun ikan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan dan keterampilan praktis dalam memproduksi dan memanfaatkan probiotik RABAL bagi pembudidaya ikan lele di Desa Blaru. Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tahap kegiatan yakni (1) Identifikasi dan pemilihan mitra, (2) Sosialisasi dan koordinasi awal, (3) Pelaksanaan pelatihan, (4) Penghibahan alat dan bahan, serta (5) Evaluasi dan monitoring. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman pembudidaya ikan lele di Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri secara signifikan dalam hal pembuatan probiotik RABAL sebesar 50,92%. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan praktik. Kegiatan ini efektif dalam mentransfer pengetahuan sekaligus mendorong penerapan teknologi probiotik secara mandiri oleh pembudidaya ikan lele. Kata kunci: probiotik RABAL; pembudidaya ikan lele; Desa Blaru. AbstractRABAL probiotics are a type of probiotic developed using yeast and lactic acid bacteria that can improve feed utilization efficiency, maintain water quality, and strengthen the immune system of fish. The aim of this community service activity is to improve knowledge and practical skills in producing and utilizing RABAL probiotics for catfish farmers in Blaru Village.. The activity was carried out in several stages: (1) Identification and selection of partners, (2) Initial socialization and coordination, (3) Implementation of training, and (4) Evaluation and monitoring. This community service activity successfully improved the understanding of catfish farmers in Blaru Village, Badas Sub-district, Kediri District, significantly in terms of RABAL probiotic production by 50.92%. Participants demonstrated high enthusiasm, evident from their active participation in discussions and practical sessions. The activity was effective in transferring knowledge while encouraging catfish farmers to independently apply probiotic technology. Keywords: RABAL probiotics; catfish farmers; Blaru Village.
Effectiveness of Soybean Meal as a Feed Supplement on Gonadal Maturation, Gonadosomatic Index (GSI), Hepatosomatic Index (HSI), and Spawning Success of Female Broodstock Catfish Vika Maulidiyah; Rizky Kusma Pratiwi; Anissa Aprilia Nurkhasanah; Andi Masriah; Amalia Febryane Adhani Mazaya; Maura Yasmin Dhia; Fajar Maulana Akmal Firdaus
Nekton Vol 5 No 2 (2025): Nekton
Publisher : Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/nekton.v5i2.1066

Abstract

The increasing demand for catfish (Clarias sp.) consumption necessitates a sustainable supply of broodstock and seed for aquaculture. One of the main constraints in meeting this demand is the low gonadal maturation rate of catfish outside the natural spawning season. Reproductive hormones play a central role in regulating gonadal maturation through the action of estrogen hormones, particularly 17β-estradiol, which stimulates vitellogenesis or the synthesis of vitellogenin (egg yolk), a major component of oocytes. The increase in vitellogenesis and oocyte size is positively correlated with the level of gonadal maturity. Soybean is a natural source of phytoestrogens that function similarly to estrogen and is rich in linoleic acid, which can stimulate the production of 17β-estradiol. This study aimed to determine the effect of soybean flour supplementation in feed on the Gonadal Maturity Level (GML), spawning success, Gonadosomatic Index (GSI), and Hepatosomatic Index (HSI) of female catfish broodstock. The experimental treatments included a control group (without soybean flour), TK 5% (supplementation of 5% soybean flour per kg of feed), and TK 10% (supplementation of 10% soybean flour per kg of feed). The results showed no significant differences among treatments in terms of GML, spawning success, GSI, or HSI of female broodstock. However, a potential increase in GSI was observed with higher soybean flour supplementation, with the highest GSI value recorded at the 10% dosage level.
Penerapan Probiotik Rabal Pada Pakan Dan Pengelolaan Kualitas Air Di Desa Blaru Kabupaten Kediri : Pengabdian Vika Maulidiyah; Andi Masriah; Vina Nur Nadiro; Muhamad Dwi Cahya; Rizky Kusma Pratiwi; Anissa Aprilia Nurkhasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6078

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya ikan melalui pelatihan aplikasi probiotik rabal pada pakan dan pengelolaan kualitas air. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, praktik lapangan, serta evaluasi pengetahuan peserta melalui kuisioner pra dan pasca pelatihan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan. Pemahaman peserta mengenai pengaplikasian probiotik rabal pada pakan meningkat dari 61,11% menjadi 100%, sedangkan pada pengelolaan kualitas air meningkat dari 5,56% menjadi 100%. Profil peserta didominasi oleh laki-laki usia produktif dengan latar pendidikan menengah serta pengalaman budidaya lebih dari tiga tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis praktik lapangan ini efektif dalam mentransfer pengetahuan dan teknologi tepat guna kepada masyarakat.