Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Logistic Regression dalam Sistem Prediksi Risiko Stunting Anak Berbasis Web Rozakira Zulfa; Fadli Mahyudin; Arnawan Hasibuan
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v10i1.106164

Abstract

Abstrak : Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya pada periode 1000 hari pertama kehidupan. Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis web untuk memprediksi risiko stunting pada anak menggunakan metode Logistic Regression. Dataset mencakup fitur seperti jenis kelamin, usia, berat dan panjang lahir, berat badan, panjang badan, serta status konsumsi ASI. Data diproses melalui tahapan cleaning dan preprocessing sebelum pelatihan model. Logistic Regression dipilih karena kemampuannya melakukan klasifikasi biner, yaitu stunting atau tidak. Penilaian model dilakukan dengan memanfaatkan metrik accuracy, precision, recall, dan AUC. Hasil eksperimen menunjukkan model mencapai accuracy 69,9%, precision 78,4%, recall 85,4%, dan AUC 0,94, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu untuk deteksi dini stunting. Sistem berbasis web ini memudahkan akses bagi tenaga kesehatan dan orang tua untuk memantau status gizi anak dan memberikan rekomendasi intervensi yang tepat. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Logistic Regression efektif dalam mendukung pencegahan stunting secara lebih terarah.================================================Abstract : Stunting is a chronic nutritional problem that significantly affects children's growth and development, particularly during the first 1,000 days of life. This study develops a web-based system to predict the risk of stunting in children using the Logistic Regression method. The dataset includes features such as gender, age, birth weight and length, body weight and length, and breastfeeding status. The data were processed through cleaning and preprocessing stages before model training. Logistic Regression was chosen for its ability to perform binary classification, i.e., stunted or not stunted. The model was evaluated using accuracy, precision, recall, and AUC metrics. Experimental results show that the model achieved accuracy of 69.9%, precision of 78.4%, recall of 85.4%, and AUC of 0.94, indicating its potential as a tool for early detection of stunting. This web-based system facilitates access for healthcare workers and parents to monitor children's nutritional status and provide appropriate intervention recommendations. The findings demonstrate that Logistic Regression is effective in supporting more targeted stunting prevention efforts.
Evaluasi Risiko Keamanan Informasi Aplikasi BYOND Berdasarkan ISO 9126, 31000, dan 27001 Lihan Sanjani; Rozakira Zulfa; Nisa Nurkhaira; Arnawan Hasibuan; Rizky Putra Fhonna
Portal Riset dan Inovasi Sistem Perangkat Lunak Vol. 3 No. 4 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : SoraTekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/prinsip.v3i4.137

Abstract

Transformasi digital dalam sektor perbankan syariah mendorong Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan aplikasi BYOND sebagai platform superapp berbasis mobile. Namun, sejak diluncurkan akhir tahun 2024, BYOND menghadapi sejumlah permasalahan teknis dan operasional seperti transaksi gagal, sistem tidak responsif, dan keluhan informasi keamanan yang berpotensi menurunkan kepuasan serta kepercayaan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk memutar kualitas sistem BYOND berdasarkan ISO/IEC 9126, mengidentifikasi dan menilai risiko operasional serta keamanan menggunakan ISO 31000, dan merancang strategi mitigasi risiko berdasarkan kontrol keamanan dari ISO/IEC 27001:2022 Annex A. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi kasus dengan data primer dan sekunder yang diperoleh dari observasi, pengguna, ulasan Google Play Store, serta dokumentasi kejadian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek usability, reliabilitas, dan efisiensi menjadi dimensi kualitas yang paling lemah menurut standar ISO 9126. Selain itu, dari total 50 risiko yang diidentifikasi, terdapat 20 risiko dengan tingkat keparahan tinggi, seperti kebocoran data dan kegagalan autentikasi. Strategi mitigasi disusun dengan menerapkan kontrol keamanan tambahan seperti pengendalian akses, deteksi dini anomali, dan kebijakan pemulihan bencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi kualitas sistem dan manajemen risiko keamanan informasi merupakan pendekatan integral dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital perbankan syariah. Implikasi penelitian ini membuka ruang bagi sistem pengembangan yang lebih tangguh secara fungsional maupun dari sisi keamanan digital. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan uji teknis sistem backend dan audit siber agar diperoleh hasil yang lebih menyeluruh.